JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang puncak pergantian tahun, suasana objek wisata di kawasan Palabuhanratu hingga Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terlihat masih normal. Hal ini diungkapkan Dir Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Gunarso, saat memantau kondisi terkini di area wisata tersebut.
Menurut Kombes Gunarso, jumlah wisatawan yang datang ke Palabuhanratu hingga hari ini belum signifikan, terlihat dari okupansi hotel yang belum mencapai kapasitas penuh.
“Dari komunikasi kami dengan pihak perhotelan, hingga saat ini belum ada laporan bahwa hotel-hotel di Palabuhanratu terisi penuh. Ini menandakan jumlah wisatawan yang datang masih stabil,” ujarnya, Selasa (31/12/2024).
Ia menduga penurunan jumlah wisatawan ini terkait dengan kabar bencana yang belakangan melanda beberapa wilayah di Sukabumi.
Meski jalur ke Palabuhanratu aman dan lancar, persepsi yang terbentuk di media sosial tentang kondisi bencana di Sukabumi tampaknya memengaruhi keputusan wisatawan.
“Banyak yang mungkin berpikir bahwa bencana di Sukabumi mengganggu aktivitas wisata, padahal lokasi bencana berbeda dan akses menuju Palabuhanratu sebenarnya lancar,” jelas Kombes Gunarso.
Dari pemantauan di lapangan, aktivitas kendaraan di jalur wisata menuju Palabuhanratu hingga Cisolok juga terlihat normal. Menurut Kombes Gunarso, faktor cuaca serta waktu libur yang tidak pas kemungkinan menjadi alasan lain dari minimnya wisatawan tahun ini.
“Secara umum, aktivitas di jalur wisata tidak terlalu ramai. Selain itu, faktor cuaca dan tanggal libur mungkin memengaruhi keputusan wisatawan,” tambahnya.
Meski demikian, Kombes Gunarso mengingatkan pengendara yang hendak menuju objek wisata di Palabuhanratu untuk tetap berhati-hati, terutama karena masih ada beberapa titik rawan longsor, seperti di kawasan Cimapag, Simpenan.
“Kami himbau para pengendara untuk mematuhi rambu-rambu yang sudah dipasang petugas. Bila ada pengalihan jalur akibat bencana, ikuti arahan petugas agar perjalanan tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












