Sukabumi Fokus Turunkan Stunting, Pemda Gandeng Pemerintah Provinsi hingga Pusat

Kamis, 7 November 2024 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi berkolaborasi dengan pemerintah provinsi hingga pusat untuk memaksimalkan program intervensi gizi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, dalam rapat Evaluasi Intervensi Gizi Spesifik dan Persiapan Pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, yang berlangsung di Pendopo Sukabumi pada 7 Desember 2024.

Sekda Ade Suryaman menyatakan bahwa survei SSGI menjadi alat utama untuk mengukur kondisi gizi balita di wilayah ini, meliputi tingkat stunting, wasting, underweight, hingga overweight.

Data yang dihasilkan dari survei ini akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih efektif guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama balita.

“Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, kami berharap SSGI dapat memberikan data yang akurat dan relevan untuk meningkatkan status gizi balita di seluruh Indonesia,” ungkap Sekda Ade.

Menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka stunting di Kabupaten Sukabumi mencapai 27%, menempatkan daerah ini sebagai salah satu wilayah dengan kasus stunting tertinggi di Jawa Barat.

“Sebagai respons, Pemkab Sukabumi telah mengintensifkan program intervensi seperti pemenuhan gizi yang tepat, edukasi tentang pencegahan stunting, dan koordinasi yang lebih intensif dengan pemerintah provinsi hingga pusat,” terangnya.

Stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari rata-rata seusianya akibat kekurangan gizi kronis. Penyebabnya bisa berasal dari kekurangan asupan gizi sejak masa kehamilan hingga usia dini anak.

“Harapannya, dengan kedatangan tim penilai pada tanggal 8 November 2024 untuk menilai pelaksanaan SSGI di Sukabumi, angka stunting bisa kita turunkan di 44 kecamatan di Kabupaten Sukabumi,” tutupnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah
Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R
Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:15 WIB

Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:44 WIB

Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB