JURNALSUKABUMI.COM – Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sesi II Cigombong – Cibadak kembali dibuka, Selasa (24/8/2024).
Dengan kembali beroperasinya tol ini tentu menimbulkan berbagai dampak positif, selain dapat mempercepat akses perjalanan kendaraan juga utamanya dalam sektor perekonomian di Sukabumi.
Direktur BPR Sukabumi, Udung menjelaskan, jalan tol menjadi salah satu kunci keberhasilan negara-negara di dunia dalam memajukan ekonominya. Seperti halnya di Negara Tirai Bambu China.
Selain itu keberadaan jalan tol yang dibangun di dalam kota juga dapat mengatasi kemacetan lalulintas, tentunya jalan tol dalam kota tersebut diintegrasikan dengan pembangunan sistem transportasi yang terpadu.
“Berkaca dari negara China, panjang jalan tol di China mencapai 200.000 kilometer pada akhir tahun 2019 dari luas daratan 9,09 juta km2, bahkan rencananya hingga 2035 akan menambah jumlah panjang tol mencapai 160.000 km (Data Kementerian Transportasi China). Pembangunan Jalan tol yang massif membuat China bisa mengeksploitasi kemampuan ekonomi daerah sehingga menopang negeri itu menjadi raksasa ekonomi dunia,” ulas Udung saat berbincang hangat bersama jurnalsulabumi.com.
Lanjut dia, dampak positif Tol Bocimi di Sukabumi pun berharap seperti itu. Bahkan, Udung menyebut ada beberapa manfaat riil jalan tol utamanya kemajuan daerah.
Dari mulai, keterjangkauan daerah memudahkan akses jalan dengan harapan akan menarik para investor dari luar untuk berinvestasi di wilayah Sukabumi, juga bisa mempercepat waktu perjalanan Jakarta – Sukabumi begitu pula sebaliknya.
lalu, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Hingga dapat memberikan dampak positif dengan adanya investor masuk akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sukabumi dan memberikan pendapatan daerah.
“Sehingga dengan dibukanya kembali Tol Bocimi ini dipandang menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam memajukan ekonomi daerah,” tutup Udung.
Redaktur: Ujang Herlan












