JURNALSUKABUMI.COM – Bus MGI jurusan Bogor-Palabuhanratu hangus terbakar di kawasan Gunung Karang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu sore (7/8/2024). Beruntung, 13 penumpang yang berada di dalam bus berhasil dievakuasi dengan selamat berkat kecepatan dan ketenangan pengemudi.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika bus dengan nomor polisi F 7599 QA sedang melaju dari Bogor menuju Palabuhanratu. Pengemudi bus, Nurohim, mendadak melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian depan kendaraan. Tanpa menunda, ia segera memeriksa bagian mesin dan menemukan api yang mulai menyala.
Menurut Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana, pengemudi langsung mengambil tindakan cepat dengan meminta semua penumpang turun dari bus.
“Meski api cepat membesar dan akhirnya menghanguskan bus, semua penumpang berhasil keluar dengan selamat,” ungkap AKP Fiekry.
Setelah evakuasi, para penumpang dialihkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan mereka. Petugas pemadam kebakaran pun segera datang ke lokasi untuk memadamkan api yang sudah melahap seluruh badan bus.
Sementara itu, Kepala Depo MGI Palabuhanratu, Gilang Syahrul Ramadan, menyatakan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik. Namun, ia menekankan bahwa investigasi lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.
“Dugaan awalnya memang korsleting, tapi kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut setelah bus dievakuasi,” ujar Gilang.
Gilang juga menegaskan bahwa bus MGI selalu menjalani perawatan dan pengecekan rutin untuk memastikan keamanan operasional.
“Setiap bus yang kembali ke depo selalu melalui proses checklist dan perawatan rutin. Namun, kejadian seperti ini kadang tidak bisa dihindari meskipun perawatan telah dilakukan dengan baik,” tambahnya.
Menurut Gilang, bus yang terbakar tersebut masih dalam masa pakai yang diperbolehkan untuk angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP).
“Batas usia operasional bus untuk AKDP adalah 15 tahun, dan bus ini masih memiliki sisa satu tahun lagi karena diproduksi pada tahun 2010,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












