JURNALSUKABUMI.COM – Digitalisasi pasar menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan keberpihakan pemerintah terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga mengatakan pentingnya dukungan pemerintah terhadap UMKM, mengingat peran vital mereka dalam perekonomian nasional.
“PDB kita 60 persen dibantu UMKM. Termasuk dari serapan tenaga kerjanya. Jadi kita punya komitmen berpihak kepada UMKM. Kalau tak bantu UMKM, turunan efeknya akan banyak,” ujarnya.
Digitalisasi pasar, menurut Jerry, merupakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah kepada UMKM dan pedagang. Dengan digitalisasi, berbagai proses bisnis dapat dilakukan lebih efisien.
“Lewat digitalisasi, pembayaran tidak harus cash, bisa menggunakan teknologi pembayaran seperti QRIS. Ini pun salah satu bentuk inklusi keuangan,” jelasnya.
Selain memudahkan transaksi, digitalisasi juga membantu pedagang dalam mengakses modal perbankan. Sistem pembayaran digital memungkinkan pencatatan arus keuangan yang lebih akurat, sehingga memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan dibandingkan dengan sistem manual.
“Ketika pembayaran secara digital, akan tercatat lebih bagus terkait arus keluar masuk uang. Sehingga, memudahkan untuk menyampaikan laporan keuangan,” tambah Jerry.
Plh Sekda Toha Wildan Athoilah menekankan bahwa digitalisasi bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga tentang mempertemukan pedagang dan pembeli secara lebih efektif.
“Digitalisasi dapat memperpendek mata rantai distribusi,” ungkapnya.
Toha juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Sukabumi dalam sumber daya alamnya. “Sumber daya alam ini menjadi kekuatan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi,” terangnya.
Pemkab Sukabumi, menurut Toha, terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kelembagaan, produktivitas, dan akses pasar mereka.
“Alhamdulillah, para pelaku UMKM sudah berbenah diri. Mulai dari sisi kelembagaannya, produktivitas, dan juga akses pasarnya,” jelasnya.
Ketua HIPAKAD Kabupaten Sukabumi, H. Yayat Supriatna, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi pengurus dan anggota se-Jawa Barat, tetapi juga mempererat kemitraan antara HIPAKAD dan pemerintah daerah.
“Semoga acara ini mendapatkan banyak manfaat. Kita pun siap bekerjasama dengan baik bersama pemerintah daerah, terutama dalam memajukan daerah,” tandasnya
Diketahui, kegiatan sosialisasi UMKM dan digitalisasi pasar di Pangrango Sukabumi diselenggarakan oleh Himpunan Putra/Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD).
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












