Irigasi Cipicung Jebol Setelah 1 Tahun, Lahan Pertanian Dua Kecamatan Terdampak

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lahan pertanian di dua kecamatan di Sukabumi, yakni Kecamatan Simpenan dan Bantargadung, mengalami dampak akibat jebolnya irigasi Cipicung yang terletak di Kecamatan Warungkiara.

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para petani setempat, mengingat irigasi tersebut baru dibangun satu tahun yang lalu pada awal 2023.

Camat Simpenan, R. Ade Akhsan Bratadiredja, mengungkapkan bahwa jebolnya irigasi tersebut menyebabkan aliran air meluap ke area persawahan, sehingga mengancam keberlangsungan pertanian di daerah tersebut.

“Posisi jebolnya irigasi ada di Warungkiara, dan berdampak pada aliran air ke Mekarasih serta sebelah kanan ke Bantargebang, Kecamatan Bantargadung,” kata R. Ade Akhsan, Minggu (16/06/2024).

Ade Akhsan menambahkan bahwa pihaknya masih dalam proses menginventarisasi dampak kerusakan yang terjadi dengan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian.

“Kita masih mengumpulkan data secara akurat. Saya sudah sampaikan kepada Dinas Pertanian untuk menginventarisir area yang terdampak. Sebelumnya, tanggul setinggi 2 meter kini sudah tertutup pasir, sehingga aliran air langsung ke area persawahan,” jelasnya.

Namun, kekhawatiran utama saat ini adalah potensi banjir jika curah hujan tinggi, yang dapat memperburuk kondisi pertanian di daerah tersebut.

“Jika aliran air deras dengan curah hujan tinggi, itu yang kita khawatirkan. Ini bisa berimbas pada dua desa yang berada di DAS (Daerah Aliran Sungai) tersebut,” ungkap Ade.

Selain itu, Ade juga menjelaskan mengenai kondisi ketinggian sawah di dua desa yang terdampak. Menurutnya, sawah di Bantargebang lebih tinggi dibandingkan dengan sawah di desa Mekarasih.

“Dilihat dari ketinggian, sawah di Bantargebang lebih tinggi dibanding desa Mekarasih. Saat kita ke sana, posisi air masih landai. Namun, kita belum tahu fluktuasi air secara pasti, apakah ada kenaikan dan seberapa tinggi hingga ke sawah di desa Mekarasih dan Bantargebang,” tuturnya.

Untuk mengatasi dampak lebih lanjut, upaya antisipasi telah dilakukan dengan memasang tanggul-tanggul sementara guna menahan aliran air.

“Alhamdulillah, tadi sudah dilaporkan dari teman-teman bahwa tanggul sementara sudah dipasang. Warga juga memasang spanduk untuk menghambat gerakan air dari aliran yang turun ke jalur Cimandiri,” tambah Ade.

Ade juga menyoroti bahwa irigasi yang jebol ini baru dibangun pada tahun 2023.

“Informasi kemarin itu sebenarnya masih awal-awal tahun 2023. Saya baru 3 bulan menjabat sebagai Camat Simpenan, jadi saya cek ke sana dan ternyata pembangunan irigasi ini dimulai sejak awal tahun 2023,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti
DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan
APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda
PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP
Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi
Spirit Palabuhanratu: Mengawal MBG sebagai Jalan Kedaulatan Ekonomi dan Investasi Langit Sukabumi
Sulap Pekarangan Jadi Sumber Pangan, Sukabumi Factory Ajari Warga Bertani

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:23 WIB

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:50 WIB

APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:06 WIB

Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:33 WIB

PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:50 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB