JURNALSUKABUMI.COM – Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan di Kantor Pusat BPR Sukabumi, Kamis (22/02/2024) lalu.
Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan, Wibowo Hadikusuma, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya manajemen untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan menjadikan BPR Sukabumi sebagai A Economic Changer di masa mendatang.
Dalam era persaingan global yang ketat, bank dituntut untuk beroperasi sesuai standar tinggi dan berorientasi pada pasar. Wibowo mengungkapkan harapannya agar BPR Sukabumi dapat menjadi pelaku utama dalam memulihkan kondisi perekonomian di masa mendatang. Menyadari keterbatasan SDM saat ini, ia menekankan pentingnya pengembangan profesionalisme, kompetensi, dan integritas SDM sebagai langkah strategis.
“Peran SDM dalam menjawab tantangan di sektor perbankan modern yang semakin mengadopsi pendekatan progresif dan inovasi teknologi. Dalam konteks ini, pengembangan SDM menjadi kunci untuk meminimalisasi pelanggaran prinsip kehati-hatian dan menjawab tuntutan masyarakat akan layanan perbankan yang berkualitas,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (27/02/2024).
Pelatihan ini diharapkan dapat mencetak tenaga profesional yang berkarakter dan memiliki kompetensi serta integritas tinggi. Direktur Umum berharap dukungan serius dari semua pihak terkait untuk mencapai peningkatan SDM yang memadai, serta menegaskan pentingnya alih tugas dan promosi sebagai bagian dari optimalisasi sumber daya manusia.
Dia menekankan perlunya pelatihan SDM yang efektif untuk menciptakan tenaga kerja berkualitas di BPR Sukabumi. Pergantian pimpinan, promosi, dan mutasi dianggap sebagai langkah rutin yang mendukung kesinambungan tugas, fungsi, dan tanggung jawab dalam satuan kerja BPR Sukabumi. Pelantikan pemimpin satuan kerja dianggap sebagai bagian penting dalam meningkatkan kinerja dan adaptasi terhadap perubahan.
“Tujuh poin utama disampaikan dalam pelatihan ini, melibatkan pengembangan SDM, kepemimpinan yang visioner, etos kerja, kerja keras dan keberhasilan, kinerja, integritas dan makna kerja, ruang lingkup kepemimpinan, serta profesionalisme bankir dan penegakan hukum,” sambungnya.
Masih kata Wibowo, ia juga menyampaikan bahwa proses promosi dan mutasi di BPR Sukabumi harus digunakan sebagai momentum penyegaran dan perbaikan diri, baik dari segi kepemimpinan maupun konsep berpikir dan bekerja. “Ya kita berharap seluruh pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar dengan dukungan dari semua pihak, dan menjadikan pelatihan sebagai investasi dalam pengembangan potensi diri yang memberikan nilai tambah dalam organisasi,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












