JURNALSUKABUMI.COM – Salah satu juara kickboxing peraih medali emas, Ruhiyat Adul (Adul) kelas berat 76 kilogram, mengisahkan sejarah tentang dirinya yang tidak pernah bisa dilupakan selama hidupnya.
Bahkan menurutnya prestasi ini sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Dimana dia berhasil bisa memenangkan pertandingan tersebut. Terlebih, menurut pria 30 tahun ini latihan menuju laga tersebut baru berlangsung selama dua minggu.
“Kebetulan kita persiapan itu nyampe dua minggu berlatih tiap hari sama pelatihnya digenjot terus untuk lebih memaksimalkan di pertandingan. Iya, baru dua minggu ada kesempatan tanding langsung, ya udah ikut aja dulu makanya gak nyangka bakal menang juga,” ungkap Adul.
Saat pertandingan berlangsung, Adul mengaku sempat grogi, karena momen tarung itu kali pertama dirinya berlaga di atas ring. Teriakan penonton, kata dia, yang memicu perasaan percaya diri itu sedikit menurun.
“Menghadapi grogi pas waktu di ring itu beda dengan pas latihan juga, pas udah di ring mah beda lagi gimana nih cara menghadapinya. Intinya persiapan mental harus bener-bener. Kalau dari pribadi penonton suka teriak-teriak itu yang membuat grogi sebenarnya, demam panggung karena perdana saya main selama tanding itu,” ungkapnya.
Dia juga menceritakan kisahnya sebelum menggeluti dunia tanding bela diri kickboxing, mulai dari menjadi juru parkir hingga pengemudi ojek online dilakoni Adul hingga bergabung bersama Rumah Inspirasi Alus Pisan, lalu memulai latihan olahraga bela diri.
“Dulu saya juga pernah kerja parkiran kerja kaya gitulah markiran di jalan, sampai akhirnya ketemu sama pak Haji Dadang , akhirnya ditarik sama bapak untuk ke RIAP ini, iya seperti gitu dijalan. Lama sih hampir 2 tahun, kerja di parkiran kadang ngojek atau apa aja serabutan,” tuturnya.
Diketahui, ada Lima atlet kickboxing binaan Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) asal Kota Sukabumi berhasil meraih medali emas dalam laga Boxing Fight Night yang berlangsung di D’Colonel Cafe, Jalan Sindangpalay Kecamatan Cipanas Kabupaten Sukabumi.
Pelatih Sekaligus Official Mixed Martial Arts (MMA) Jabar, Dede Galib mengatakan, laga kickboxing yang digelar pada Sabtu (23/12/2023) itu diikuti 42 partai dari kota dan kabupaten tingkat provinsi Jawa Barat. Kota Sukabumi sendiri mengirimkan 9 atlet dalam kategori amatir, 5 diantaranya berhasil meraih medali emas.
“Kemarin itu pertandingan kick boxing di Cianjur ada pro dan amatir kemarin itu kita nurunin 9 atlet yang pertandingannya itu semuanya 42 partai ada 2 tambahan. Kita nurunin atlet 9 Alhamdulillah dari 9 itu 5 menang 4 kalah,” kata Dede saat ditemui di lokasi latihan, RIAP Kota Sukabumi, Minggu (24/12/2023).
Dede mengatakan, 8 atlet tersebut telah dilatih selama kurang lebih satu bulan. Pertandingan kickboxing ini, merupakan ajang pertama bagi kesembilan atlet tersebut yang terbagi dalam beberapa kelas mulai dari kelas 37 kilogram sampai kelas berat badan 76 kilogram. Kelima peraih medali emas itu diantaranya, Muhammad Alby Rizky, Rifky Maulana, Andra Alamsyah, Ruhiyat Adul, dan Fuja Revansa.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












