JURNALSUKABUMI.COM – Karier politik Budi Azhar Mutawali di panggung pemerintahan Kabupaten Sukabumi tidak dibangun secara instan. Politisi kawakan Partai Golkar ini menapaki tangga kepemimpinan dari level terbawah hingga akhirnya dipercaya menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2024–2029.
Perjalanan panjang tersebut dinilainya sebagai proses pematangan mental dan keahlian politik yang lahir dari konsistensi serta kedekatan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Dalam politik, tidak ada yang serba instan. Semua butuh proses, loyalitas, dan konsistensi. Saya mengawali langkah dari bawah agar benar-benar memahami apa yang dirasakan dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Kang Budi Azhar, sapaan karib Budi Azhar Mutawali dalam wawancara khusus, Selasa (28/07/2026).
Setia Mengakar di Bawah Panji Pohon Beringin
Pria kelahiran Sukabumi, 16 September 1980 ini mengawali rekam jejak organisasinya dari tingkat tapak. Pada kurun 2005–2010, Kang Budi dipercaya menjadi Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Sagaranten. Pengalaman di tingkat akar rumput inilah yang mengasah sensitivitas sosialnya terhadap aspirasi warga pedesaan.
Kinerjanya yang solid membuat karier organisasinya terus melesat di tingkat daerah:
• 2005–2010: Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Sagaranten
• 2010–2015: Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi
• 2015–2020: Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi
• 2020–Sekarang: Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi
“Berpartai bagi saya adalah tentang pengabdian dan menjaga amanah konstituen. Pengalaman dari pimpinan kecamatan hingga memegang posisi Sekretaris DPD mengajarkan saya pentingnya menjaga soliditas dan kepekaan sosial,” tegasnya.
Tangga Berjenjang di Parlemen Daerah
Kepercayaan di internal partai berbanding lurus dengan kiprahnya di gedung wakil rakyat. Publik Kabupaten Sukabumi mencatat performa Budi yang menanjak secara bertahap dari periode ke periode:
1. Periode 2009–2014: Mengawali debut di parlemen sebagai anggota dewan biasa untuk memperdalam fungsi pengawasan dan penganggaran.
2. Periode 2014–2019: Dipercaya mengemban posisi strategis sebagai Ketua Komisi sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar.
3. Periode 2019–2024: Naik kelas menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dan aktif menjembatani kemitraan legislatif-eksekutif.
4. Periode 2024–2029: Resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi atas kesepakatan lintas fraksi dan penunjukan DPP Partai Golkar.
“Awalnya saya fokus mempelajari fungsi penganggaran dan pengawasan dari dasar. Seiring bertambahnya amanah, fokus utama saya adalah memastikan lembaga legislatif ini bekerja responsif untuk kepentingan publik,” jelasnya suami dari Ny. Hj. Santi Sulastri ini.
Dorong Sinergi Pembangunan Kabupaten Sukabumi
Menahkodai pimpinan tertinggi parlemen daerah, Budi menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan kerja yang harmonis dan konstruktif antara legislatif dan eksekutif.
Menurutnya, stabilitas politik daerah menjadi kunci utama dalam mengawal berbagai program prioritas, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan warga Sukabumi.
“Tugas kita hari ini adalah menjaga sinergi yang harmonis dengan eksekutif. Kemitraan yang solid sangat krusial agar pembangunan daerah bisa berjalan cepat, tepat sasaran, dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Kang Budi.
Redaktur: Ujang Herlan











