Menang Gugatan di Pengadilan, Jabbarudin Wukuf: Tunggu Langkah Hukum Berikutnya!

Rabu, 6 Desember 2023 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Sidang gugatan pemilihan Kepala Desa Karangtengah memasuki babak baru. Gugatan dimenangkan oleh Bakal Calon Kepala Desa Karangtengah, Silmi Nurjaya.

Hal tersebut terungkap saat digelar konferensi pers di kediamannya di Kampung Kaum Kidul RT 02 RW 02 Desa Karangtengah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (5/12/2023) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Dari awal gugatan sudah 13 kali sidang. Alhamdulillah menang, yang di gugat pertama perbuatan melawan hukum terhadap tergugat yaitu panitia pemilihan kepala desa dan yang lainnya turut tergugat. Ke depan rencananya kita akan laporkan ke Polda Jawa Barat,” jelas Jabarrudin Wukuf.

Dasar pelaporan lanjut dia adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya. “Kami tidak peduli, semua yang diduga terlibat akan kami laporkan,” tegasnya.

Sebelumnya dirinya sudah bersepakat dengan sejumlah pihak terkait di lingkup pemerintahan saat dimulainya  proses Pilkades. Dimana poin pentingnya semua pihak akan menerima apabila gugatan menang akan diterima oleh pihak lain.

“Artinya, gugatan ini sudah dari awal dilakukan sebelum ada pemilihan kepala desa, dan dinyatakan dalam gugatan ini terbukti seorang panitia pemilihan kepala desa telah melanggar aturan, peraturan bupati nomor 62 tahun 2023,” ungkapnya.

Jabbar menegaskan, kesepakatan tersebut sudah ditandatangani oleh semua calon, dan menerima putusan pengadilan, juga berikut camat. “Kesepakatan semua calon sudah ditandatangani dan berikut camat,” tegasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup
Kuasa Hukum Buka Suara soal Penggerebekan Kost di Sukabumi, Bantah Tuduhan Perzinahan
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 09:40 WIB

Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup

Berita Terbaru