JURNALSUKABUMI.COM – Untuk mengatasi masalah kurangnya buku ajar yang menarik dan interaktif dalam pembelajaran matematika, serta minimnya pengetahuan guru tentang teknologi Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran, sejumlah dosen dari Universitas Nusa Putra dan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertempat di SMK Hasina Sukabumi.
PKM yang diselenggarakan pada Jumat 17 Nopember 2023 tersebut mengusung tema Pelatihan Penyusunan dan Implementasi Buku Ajar Terintegrasi Virtual Reality untuk Guru Matematika.
Ketua pelaksana kegiatan PKM dari Universitas Nusa Putra Samsul Pahmi mengungkapkan, kegiatan tersebut terselenggara atas dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program Pembinaan Pengabdian Masyarakat. Selain itu, program ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Nusa Putra, STTB Bandung dan SMK Hasina Sukabumi.
“Allhamdulillah hari ini kegiatan Pelatihan Penyusunan dan Implementasi Buku Ajar Terintegrasi Virtual Reality untuk Guru Matematika telah selesai, sebenarnya ini rangkaian kegiatan yang sudah kami lakukan sejak beberapa waktu lalu, tujuannya supaya para guru matematika bisa membuat buku ajar yang terintegrasi dengan teknologi VR,” jelas Samsul Pahmi.
Lebih lanjut dikatakan, pelatihan tersebut sangat penting karena teknologi VR memiliki potensi besar untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika, serta membantu guru dalam menjelaskan konsep-konsep yang sulit dipahami. Selain itu, kata Samsul Pahmi, buku ajar yang terintegrasi dengan VR dapat diakses dari mana saja dan kapan saja, sehingga memungkinkan aksesibilitas yang lebih baik untuk siswa di seluruh Indonesia.
“Diharapkan dari pelatihan ini nanti tercipta sejumlah buku ajar matematika yang terintegrasi dengan teknologi VR dan siap digunakan dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia melalui penggunaan teknologi VR dalam pembuatan buku ajar yang menarik dan interaktif,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKM ini melibatkan dua orang dosen dari Universitas Nusa Putra yakni Samsul Pahmi dan Anggy Pradiftha, satu orang Dosen dari STTB Bandung Edi Supriaydi serta dua orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nusa Putra. Adapun sasaran pelatian dalam PKM ini adalah para guru matematika di SKM Hasina Sukabumi.
“Kami juga melibatkan mahasiswa dalam PKM ini, harapannya tentu supaya mahasiswa juga bisa mengikuti materi pelatihan serta bersama-sama dengan para guru disini belajar menyusun buku ajar yang terintegrasi dengan VR nantinya,” lanjut Samsul Pahmi.
Sementara itu, para peserta pelatihan sendiri terpantau sangat antusias mengikuti acara tersebut. Para peserta mengaku materi pelatihan yang disampaikan merupakan hal baru yang sangat inovatif.
“Ini hal baru bagi kami apalagi mengintegrasikan teknologi VR dalam pembelajaran tentunya butuh keahlian khsuus, jadi dengan adanya pelatihan ini kami merasa sangat terbantu sekali,” ujar salah seorang peserta.(*)












