JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan dan dorongan untuk meningkatkan kesejahteraan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) dalam sektor keselamatan wisatawan. Balawista, yang terdapat di berbagai daerah, dianggap sebagai cikal bakal yang sangat positif.
“Kita mensupport terhadap keberadaan Balawista ini karena memang diperlukan oleh pemerintah. Balawista ini sudah nasional, di mana-mana ada. Ini barangkali menjadi cikal bakal yang sangat baik bagi kita. Kita support pembangunan mengenai kegiatan-kegiatan mereka melalui Dinas Pariwisata,” kata Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, Sabtu (11/11/2023).
Terkait kesejahteraan Balawista, dijelaskan Kang Iyos, sapaan akrabnya, bahwa dinas terkait akan menjadi penanggung jawabannya. “Apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi hak, dan harapan sehingga perlahan-lahan kita bisa memberikan support terhadap keberadaan anak-anak Balawista,” tambahnya.

Meskipun belum ada insentif yang konkret menurutnya, namun pemerintah memberikan gambaran bahwa ada stimulan yang diberikan untuk mendukung lembaga atau organisasi Balawista.
“Ya kami apresiasi Sukabumi bisa menjadi inisiator Event Palabuhanratu Lifeguard Tournament 2023 yang diikuti dari berbagai daerah. Kami menggarisbawahi bahwa peran Balawista di wilayah pariwisata, khususnya di pantai sangat penting,” tuturnya.
Di lain tempat, sejumlah peserta dari berbagai daerah, termasuk Riau hingga Bali, turut meramaikan Event Palabuhanratu Lifeguard Tournament 2023 di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Event tahunan ini menunjukkan inklusivitas dengan keterlibatan lifeguard dari berbagai wilayah.
Keputusan menjadikan Sukabumi sebagai tuan rumah tahun ini menjadi suatu kehormatan bagi daerah tersebut. Event yang diselenggarakan setiap tahunnya bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga merupakan upaya meningkatkan kapasitas para lifeguard, terutama menjelang musim Natal dan tahun baru.
“Tujuan dari diselenggarakannya kompetisi ini melibatkan beberapa kategori perlombaan adalah untuk menilai keterampilan dan kemampuan teman-teman lifeguard. Salah satunya, lomba ‘run send run’ yang melatih kecepatan lifeguard dalam memberikan pertolongan, baik melihat korban maupun kecepatan berenang,” ujar Ketua Panitia event, Erik Setiawan.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












