JURNALSUKABUMI.COM- Produk pelaku UMKM meja pingpong (tenis meja) yang berada di Jalan Alternatif Nagrak, Kampung Cisadaria, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi tembus pasar nasional.
Perajin meja pingpong, Dadin mengatakan awalnya membawa dagangannya dengan menggunakan kendaraan roda dua miliknya dan memulai bisnis ini hampir dua tahun yang lalu tanpa bakat khusus.
“Saya belajar otodidak selama setahun, meskipun meja tenis menjadi perhatian khusus, namun saya juga menyediakan alat-alat olahraga lainnya seperti bola dan samsak,” ujarnya.
Menariknya, nama toko R&B Sport memiliki filosofi tersendiri.
“Namanya Inisial R dari anak saya yang bernama Ramzi dan inisial B dari anak saya yang bernama Bili,” kata Dadin.
Lanjutnya, Dadin menjelaskan motivasinya ketika pertama terjun ke usaha pembuatan meja tenis dan alat-alat olah raga.
Dengan melihat orang dan berpikir bisa membuat meja tenis. Lalu, ia melihat cara membuatnya dan kemudian mencoba sendiri.
“Awalnya sulit, tetapi sekarang kami bisa menyelesaikan satu kerat dalam seminggu,” tambahnya.
Dadin menyebutkan modal awal untuk bisa bertahan dalam dunia usaha sampai dengan saat ini sekitar Rp 15 juta, termasuk untuk MDF dan alat-alat lainnya.
Bahan dasarnya MDF, sulit didapat di Sukabumi, jadi dulu saya harus mencarinya sendiri di Tangerang.
Bahkan sampai sekarang, bahan dasar itu masih dari sana, tetapi kalau sekarang, bahan tinggal dikirim.
Ia sudah memiliki 7 karyawan, yang mana sebagian masih saudara, namun tetap berkompeten.
“Saya gak asal merekrut karyawan, karena ada tingkat kesulitan tersendiri, seperti proses penghalusan,” ucapnya.
Dengan semangat berwirausaha, R&B Sport tidak hanya berjualan offline tetapi juga memanfaatkan platform online seperti Facebook, Instagram, dan Shopee.
“Selain ke wilayah sendiri, kita kirim hingga ke Bali, Lombok, Kalimantan, dan daerah lainnya,” ungkap Dadin.
Dalam menjalankan toko yang menjadi bidang usahanya, Dadin menegaskan, tokonya buka setiap hari dari pukul 07.00 – 17.00 WIB.
Kendati demikian, jam operasional bisa kondisional, tergantung pesanan.
Reporter: Ifan| Redaktur: AA Rohman












