JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan pelajar SMA Plus Al-Hasibiyah menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan menetapkan metode pembelajaran luar sekolah. Salah satu aksi nyata yang dilakukan siswa dan siswa adalah membersihkan tumpukan pasir yang berserakan di ruas jalan provinsi.
Kepala Sekolah SMA Plus Al-Hasibiyah, Dede Iskandar mengatakan, kegiatan tersebut masih relevan dengan pola pendidikan di dalam lingkungan sekolah. Dimana diadakannya kegiatan ini untuk menciptakan keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi pengendara dan pengguna jalan.
“Kegiatan bersih-bersih jalan sebagai pengabdian masyarakat merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembelajaran di sekolahnya. Tidak hanya itu, apa yang dilakukan para pelajar ini, sangat positif dan bermanfaat bagi pengguna jalan untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas,” kata Dede, Kamis (12/10/2023). 
Dede juga menyampaikan bahwa sekolahnya juga termasuk sekolah yang mendukung UMKM dalam memberikan pelajaran kewiraswastaan diantaranya pelajaran service motor dalam Bengkel, menjahit, dan tata boga membuat bermacam-macam kue.
Sementara itu, Eko Nopriyanto, bagian kurikulum bersama guru bidang studi Sosiologi yang menginisiasi pembelajaran di luar ruangan yaitu dengan melakukan pengabdian ke masyarakat membersihkan pasir-pasir yang berada di tengah jalan.
“Kami melakukan pembelajaran di luar kelas dengan melakukan pengabdian masyarakat membersihkan pasir-pasir dijalan karena khawatir membahayakan pengguna jalan” ungkap Eko.
Dia juga menyampaikan bahwa respon masyarakat yang menggunakan jalan tersebut sangat positif bahkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa pun turut ikut dalam membersihkan jalan ini.
Redaktur: Usep Mulyana












