Pencarian Pelajar yang Diduga Tenggelam di Curug Cibeureum Melibatkan Organ BPBD dan Dinkes Kabandungan

Kamis, 27 April 2023 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pencarian seorang pelajar SMP  asal Kampung Cijulang Desa Berkah, Kecamatan Bojong Genteng, Razzfael (14) yang diduga tenggelam di Curug Cibeureum, Kecamatan Kabandungan, melibatkan P2BK dan Puskesmas yang merupakan kepanjangan BPBD dan Dinkes di Kabandungan.

Proses pencarian dilakukan pada
Kamis (27/4/2023). Selain itu juga turut membantu Forkopimcam, Tagana dan Sarda.

Camat Kabandungan, Nani Rosyanti menuturkan, insiden tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB saat korban bersama keempat temannya bermain air di sekitar air terjun atau curug.

“Kejadian jam 13.00 WIB. Kronologinya lagi main di Curug Sentral Cibeureum. Semuanya ada lima orang cuma anak itu nggak bisa berenang,” kata Nani dalam keterangan yang diterima melalui sambungan telepon.

Nani menyebut, saat kejadian kelima anak itu tak ditemani pendamping atau pun wali murid. Hanya ada penjaga kawasan curug di sana. “Nah nggak ada orang tua atau pendamping cuman penjaganya aja, yang jaga di sana,” terang dia.

Dia menuturkan, lokasi tersebut jauh dari pemukiman warga dan berada di atas bukit. Terkini, hingga pukul 17.11 WIB remaja laki-laki itu belum ditemukan.

“Belum ketemu sekarang masih proses pencarian. Pencariannya di Curug Sentral Cibeureum, Jayanegara, Desa Kabandungan. Memang ke atas banget makanya medannya susah,” tutur dia.

Lebih lanjut, beberapa warga juga turut terjun langsung membantu pencarian korban. Kendati ini pihaknya membutuhkan bantuan peralatan pencarian seperti perahu karet, tambang hingga tandu.

“Warga dan aparat masih melakukan proses pencarian. Mohon doanya semoga dapat ditemukan dengan selamat,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WIB

DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air

Berita Terbaru

Pendidikan

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB