JURNALSUKABUMI.COM – Dalam pertemuan di acara coffee morning, Direktur UOBK RSUD Jampangkulon dr. Luqman Yanuar Rachman, MPH, didampingi Kabag TU Ramdan Nugraha mengingatkan para pegawainya tentang pentingnya memahami manajemen risiko.
“Dalam mengatur atau memanage sesuatu, tentang segala bentuk ketidakpastian, harus selalu menjadi bahan perhitungan dan mampu dikelola dengan baik. Kemampuan dan pengelolaan ketidakpastian inilah yang dalam ilmu manajemen dikenal sebagai manajemen risiko,” kata Luqman, Rabu (13/4/23).
Lebih jauh dia menjelaskan, manajemen risiko adalah proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan untuk meningkatkan probabilitas pencapaian tujuan, dan mengurangi dampak merugikan pada suatu kejadian bagi organisasi.
“Tujuannya adalah untuk menjamin bahwa suatu organisasi dapat memahami, mengukur, serta memonitor berbagai macam risiko yang terjadi dan juga memastikan kebijakan-kebijakan yang telah dibuat dapat mengendalikan berbagai macam risiko yang ada,” jelasnya.
Agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar kata dia, maka perlu adanya dukungan dalam menyusun kebijakan dan pedoman manajemen risiko, sesuai dengan kondisi organisasi Rumah Sakit.
Redaktur: Usep Mulyana












