JURNALSUKABUMI.COM – Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, menyalurkan bantuan beras cadangan pemerintah (BCP) dalam tiga tahap. BCP tersebut, disalurkan untuk 1.518 keluarga penerima manfaat yang diambil dari data yang bersumber dari PKH dan BPNT kelurahan.
Lurah Sukakarya, Lina Yuliana Supriatin S.Ip mengatakan, BCP itu disalurkan untuk mambantu meringankan beban masyarakat guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
“Bantuan pemerintah ini, untuk membantu meringankan beban warga. Paling tidak bantuan ini untuk menopang kebutuhan di akhir Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri,” kata Lina, Rabu (12/4/23).
Dia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pendamping sosial masyarakat (PSM) untuk terus memantau pergerakan jumlah penerima manfaat.
“Kami akan berkolaborasi dengan PSM untuk melakukan updating data penerima sambil menunggu penyaluran dari kantor POS. Apa pun bentuknya, kami akan menunggu hasil verifikasi dari PSM. Mudah-mudahan dua hari ke depan tidak ada perubahan data dari 1.518 itu,” ujarnya.
Pada hari ini kata dia, BCP disalurkan untuk warga yang berdomisili di RW 01 sampai dengan RW 04. Hari kedua beras bantuan pemerintah itu disalurkan untuk warga RW 05 sampai RW 09 dan terakhir untuk warga RW 10 sampai dengan RW 13.
Salah seorang warga penerima manfaat bernama Resi Indriani warga RW 03 mengatakan, bantuan BCP tersebut sangat berarti bagi dia dan keluarganya. Apalagi tidak lama lagi akan menghadapi Idul Fitri.
“Alhamdulillah, dengan bantuan ini, sedikit meringankan beban keluarga. Karena seperti diketahui, kebutuhan saat puasa dan menjelang lebaran, kebutuhan banyak sekali,” kata Resi.
Berdasarkan pantauan di lokasi pembagian BCP, masyarakat tampak tertib menunggu panggilan. Meskipun harus mengantri di tengah cuaca terik, mereka dengan sabar nama mereka dipanggil.
Ada pun persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga yaitu membawa KTP asli, KK asli dan surat panggilan dari kantor pos. Setelah mendapatkan bantuan mereka dengan tertib meninggalkan lokasi setelah difoto oleh petugas lebih dahulu.
Redaktur: Usep Mulyana












