Polisi Selidiki Pelaku Kekerasan di Cibeureum yang Disiarkan di Instagram

Jumat, 24 Maret 2023 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jagat maya digegerkan dengan cuplikan video kekerasan dengan senjata tajam (sajam) yang dilakukan secara live di platform media sosial instagram, baru-baru ini.

Informasi dihimpun, peristiwa  kekerasan dengan sajam itu terjadi di Kampung Sindangpalay, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum pada Rabu (22/3/2023) sekira pukul 17:30 WIB.

Hal itu disampaikan Kapolsek Cibeureum Resor Sukabumi Kota AKP Suwaji mengatakan, kekerasan tersebut dialami korban berinisial ARSS (14) yang mendapatkan luka di bagian kepala dan pergelangan tangan.

“Telah terjadi tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan atau penganiayaan dengan cara pelaku membacok korban ke bagian kepala dan pergelangan tangan sehingga korban mengalami luka di bagian pergelangan tangan dan luka sobek di bagian kepala,” kata Suwaji saat dikonfirmasi, Kamis (23/3/2023) malam.

Saat ini polisi sudah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Suwaji, tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur tersebut dapat dikenai pasal 351 KUHPidana.

Lebih lanjut, polisi kini sedang melakukan penyelidikan pada kasus tersebut dan sebanyak dua orang saksi telah diperiksa.

“Anggota telah melakukan pengecekan TKP tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan atau penganiayaan. Identitas pelaku masih dalam lidik,” pungkasnya.

Terpisah, Adrianto Saputra (48) ayah korban mengatakan, kabar mengenai putranya yang menjadi korban kekerasan tersebut didapatkan dari guru anaknya.

“Gurunya telpon saya, nanya AR ada di rumah nggak. Saya telepon suaranya nyambung dan guru ngasih tahu kalau AR ada di rumah sakit. Itu saya lari ke rumah sakit Al-Mulk,” kata Adrianto.

Adrianto menuturkan, putranya itu kemudian dirujuk ke RSUD Syamsudin karena keterbatasan alat di RSUD Al-Mulk.

Sesampainya di rumah sakit, Adrianto melihat kondisi anaknya penuh luka dengan pergelangan tangan nyaris putus. Lalu luka pada kepala yang terkena sabetan sajam dan pendarahan di tengkorak kepala. Korban juga terlihat kesakitan di bagian perut.

“Sekitar jam 02:30 WIB saya dapat informasi anak saya sudah tidak ada, dengan keadaan menurut saya sebagai orang tua sangat kejam,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru