JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras), Selasa (21/3/2023) sore. Setidaknya ada 5.455 lebih botol miras berbagai merek yang dimusnahkan oleh alat berat.
Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan bersama pemusnahan barang bukti Ops Pekat Lodaya oleh Kapolres Sukabumi dan Forkompinda. Kemudian dilanjutkan dengan melindas ribuan botol miras ilegal tersebut menggunakan alat berat Stum Wash.
“Ada berbagai macam barang bukti yang berhasil dilakukan penyitaan, kurang lebih sekitar 5.455 botol minuman keras hasil dari pada operasi pekat Lodaya 2023,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede.
Selain miras, kata Kapolres, ribuan kenalpot brong hingga narkotika jenis sabu sebanyak 5,2 gram, narkotika jenis ganja 345,3 gram, narkotika jenis sinte 7 gram, beserta obat keras terbatas (OKT) 23.316 butir pun ikut dimusnahkan pula.
“Mengenai pemusnahan, untuk kenalpot dengan cara digerindra dan digepengkan. Untuk miras dihancurkan dengan stum wash, obat-obat terlarang dilakukan dengan diblender lalu dibuang di tempat yang tidak bisa dipergunakan lagi. Kemudian untuk ganja dan obat-obatan packingan dimusnahkan dengan cara dibakar,” terangnya.
Dari seluruh barang bukti ini, merupakan program dari pada AA Dede Curhat Dong, sehingga aduan masyarakat pun bisa terealisasikan dan dapat menekan gangguan Kamtibnas di masyarakat.
“Barang bukti ini semuanya disita di Kabupaten Sukabumi dari 29 Polsek yang melaksanakan serentak. Tentu saja berkat aspirasi yang tersampaikan kepada kami dan para Bhabinkamtibmas dan para Kapolsek melalui program AA Dede Curhat Dong dilaksanakan setiap hari setelah melaksanakan salat subuh berjamaah,” tuturnya.
Sebelum pelaksanaan pemusnahan berlangsung, Forkopimda pun disuguhkan dengan penampilan para pemenang lomba Nasyid Asmaul Husna di tingkat Provinsi Jawa Barat. Para peserta tersebut merupakan putra putri yang mewakili Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah pada hari Senin kemarin, kita mengirimkan 3 kontingen yaitu kontingen pertama tingkat SD, kontingen kedua tingkat SLTP, dan kontingen ketiga tingkat SLTA. Dan inilah yang membuat kita semua merasa bangga karena dari tiga Kontingen yang kita kirimkan 2 kontingen dapatkan predikat Juara kedua,” bebernya.
Hal ini kata Maruly, merupakan kebanggaan untuk kita semua. Sebab, menunjukkan bahwa putra putri dari Kabupaten Sukabumi tidak kalah dibanding dengan kabupaten lainnya.
“Ini menunjukkan bahwa bagaimana putra-putri kita, yang akan menjadi penerus daripada masa depan kita akan datang, bisa kita katakan bangga bahwa mereka mereka ini punya akhlak yang mulia. Bagaimana pola didik yang sudah diterapkan selama ini bisa menghasilkan putra-putri yang punya akhlak dan bermoral seperti mereka,” tandasnya.
Dari seluruh rangkaian tersebut ditutup dengan apel siaga babinkamtibmas di seluruh Polsek diwilayah hukum polres Sukabumi menjelang bulan suci ramadhan 1444 Hijriah.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












