Potensi Ekonomi di Kecamatan Kebonpedes dari Hasil Tani hingga Produk UMKM

Selasa, 17 Januari 2023 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi secara geografis termasuk wilayah kecamatan paling kecil se-Kabupaten Sukabumi, dengan luas 1.083 hektar, lima desa, jumlah penduduk kurang lebih 33.800 jiwa, dan jumlah kepala keluarga sekitar 11.600 (KK).

Camat Kebonpedes, Kurnia Lismana mengatakan, meskipun menjadi wilayah kecamatan terkecil, potensi hasil tani hingga UMKM di Kebonpedes juga tak kalah saing.

“Kalau dari UMKM, alhamdulilah di Kebonpedes walaupun wilayahnya kecil cukup banyak sebetulnya. Mulai dari kerajinan handicraft (kerajinan tangan), makanan juga banyak,” kata Kurnia kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (17/1/2023).

Kerajinan tangan seperti kopiah atau penutup kepala rajut, sablon berbahan ecogreen dari tumbuhan, dan produk olahan dari bambu juga cukup terkenal di sana. Selain itu hasil tani seperti produk sayuran yang ditanam warga, juga tak jarang digelar pada beberapa bazar hingga dikemas dan dipasarkan ke beberapa toko.

“Kemudian ada model sablon dri ecogreen yang dari tumbuhan juga ada di kita, beberapa kerajinan handicraft lain berbahan bambu juga cukup terkenal di kebonpedes, seperti ukiran, maupun dalam bentuk alat rumah tangga atau lainnya,” ujarnya.

Adapun potensi pariwisata, kata Kurnia, sejauh ini beberapa desa membuat kreativitas membentuk kawasan tertentu seperti wisata spot foto.

“Kalau untuk yang dikelola oleh pihak ketiga, disini kan ada bukit baros kencana paling itu yang memang sering dikunjungi dari pihak luar. Cuma kan itu memang milik swasta, ada pabrik kejunya, tempat camping ground cuma memang sewa wisata alam,” jelasnya.

Lanjut dia menambahkan, sesuai dengan visi misi Pemerintah Daerah terutama dalam agrowisata dan pertanian, potensi yang telah ada di wilayah Kebonpedes bisa dipertahankan dan semakin berkembang.

“Walaupun wilayahnya sedikit tapi masih terjaga, mudah-mudahan masyarakat bisa tetap disitu dan pertanian bisa meningkat dari segi pariwisata walaupun memang belum banyak minimal bisa wisata agro,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru