Kang Fahmi: Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif Jadi Faktor Penentu Pembangunan

Senin, 16 Januari 2023 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menjadi keynote speaker diskusi kelembagaan yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Senin (16/1/2023).

Diskusi yang bertema “Watchdog Sang Wakil Rakyat di Daerah” itu sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa dalam mengawasi jalannya pemerintah 3 pilar dan keterlibatan dunia akademis untuk memberikan masukan informasi, kritik, dan saran.

“Tiga pilar eksekutif, legislatif, dan yudikatif menentukan pembangunan sesuai target yang disepakati,” ujar Kang Fahmi.

Lanjut dia, kegiatan yang digagas BEM FH UMMI ini tidak bisa dilepaskan dengan eksekutif, karena Pemda dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tidak bisa dipisahkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Mahasiswa punya tugas mengawasi DPRD dan Pemda, termasuk unsur yudikatif semuanya butuh pengawasan,” Kata orang nomor satu di Sukabumi itu.

Sebab DPRD dan pemda butuh masukan untuk meluruskan perjalanan baik eksekutif dan legislatif, maka dari mimbar akademis perubahan bisa dilakukan sebagai energi positif.

“Watchdog istilahnya bagaimana kita berikan pengawasan agar tidak terjadi pemborosan dan penyalahgunaan, agar target yang ditetapkan dapat terealisasi sesuai yang ditetapkan,” ungkapnya.

Adapun bentuk pengawasan di ranah legislatif yaitu melalui mekanisme persidangan di DPRD dan DPR melalui ajuan hearing atau konsultasi dan dialog ke alat kelengkapan di DPRD.

“Proses membangun peradaban melalui infrastuktur perlu perencanaan dan pengawasan, Pembangunan tanpa perencanaan akan hancur, maka perlu pengawasan,” jelasnya.

Reporter: CR6 | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok
Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu
DP3A Sukabumi Dampingi Santriwati Korban Kekerasan, Utamakan Pemulihan dan Perlindungan
Polisi Buru Oknum Pimpinan Ponpes di Cantayan, Laskar Fisabilillah Desak Percepatan Kasus
Sikat Habis Gratifikasi, Kajari Kabupaten Sukabumi: “Main Setoran, Karier Selesai!”
Sukabumi Darurat Asusila! Tiga Tokoh Pers: Jangan Kejar Tayang, Patuhi KEJ dan PPRA!
Lapas Sukabumi Gagalkan 59 Gram Sabu, Disembunyikan Pengunjung Wanita dalam Tubuh
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 21:29 WIB

Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok

Sabtu, 11 April 2026 - 19:32 WIB

Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu

Senin, 6 April 2026 - 22:50 WIB

DP3A Sukabumi Dampingi Santriwati Korban Kekerasan, Utamakan Pemulihan dan Perlindungan

Senin, 6 April 2026 - 06:27 WIB

Polisi Buru Oknum Pimpinan Ponpes di Cantayan, Laskar Fisabilillah Desak Percepatan Kasus

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:44 WIB

Sikat Habis Gratifikasi, Kajari Kabupaten Sukabumi: “Main Setoran, Karier Selesai!”

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777