Evakuasi Longsor Dibantu Petugas Dinas PU dan Perhutani, Ruas Jalan Kiara Dua Kini Dapat Dilalui Kembali

Selasa, 15 November 2022 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ruas Jalan Kiara Dua tepatnya di Kampung Pamunguan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi tertutup material longsor, Selasa (15/11/22) sore.

Longsoran disertai pohon tumbang itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Alhasil akses jalan menuju objek wisata Geopark Ciletuh sempat tidak dapat dilewati.

“Untuk material kayu yang menghalangi jalan sudah kita evakuasi bersama warga, berikut PU dan Perhutani. Alhamdulillah sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar AKP Dadi, Kapolsek Simpenan.

Ia menjelaskan, akses utama Palabuhanratu-Kiara Dua itu tertutup longsor pasca hujan terus menerus menerjang wilayah Simpenan.

“Pohon ada tiga atau empat pohon yang ikut terbawa longsor, dengan kayu jenis jati milik Perhutani. Namun semua pohon sudah di evakuasi dan kini masyarakat yang mau melintasi arah kiara dua maupun sebaliknya bisa kembali dilalui,” terangnya.

Ia menyebut, ruas jalan kiara dua merupakan akses yang terbilang rawan bencana longsor, oleh sebab itu bagi pengendara yang melintas harus lebih hati hati apalagi di musim penghujan.

“Kami menghimbau bagi masyarakat karena jalur kiara dua jalur rawan longsor jadi harus berhati-hati karena saat ini musim hujan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terbaru