Pencarian Anak Hanyut di Cisaat Resmi Dihentikan, Ini Kata Keluarga!

Minggu, 23 Oktober 2022 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Proses pencarian Nico Malik Nugraha (7), asal Desa Babakan, Cisaat, Kabupaten Sukabumi yang tenggelam di parit perumahan Bumi Cisaat Pratama pada Rabu (12/10) lalu, telah dihentikan.

Hal itu disampaikan Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3). Setelah tambahan pencarian selama empat hari, keberadaan Nico masih belum diketahui.

“Untuk pencarian di grade kedua ini kita sudah mencapai di hari terakhir, hari keempat. Yang mana di hari ke 12 melanjutkan dari Basarnas selama 7 hari, dan kita ada Opsar lanjutan selama 4 hari,” kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat Imam saat ditemui di posko, Minggu (23/10/2022).

Imam menuturkan, pada hari keempat ini pihaknya tidak melakukan operasi sar (Opsar) menyusuri sungai, namun menyusuri daratan saja. Kata dia, itu karena sebagian wilayah Sukabumi diguyur hujan, sejak siang hingga pagi.

“Hasilnya masih nihil, dilihat dari pantauan lewat darat. untuk keputusan kita ambil dari Muspika karena saya selaku koordinator posko, sedangkan pemangku kebijakan itu ada di Muspika, yaitu oleh Pak Camat sendiri. Telah menutup kegiatan opsar lanjutan selama 4 hari ini,” ujarnya.

Lanjut dia mengatakan, selama empat hari tersebut pihaknya memfokuskan pencarian pada titik yang berpotensi atau yang dicurigai saja.

Imam menambahkan, kendati demikian pihaknya tetap melakukan koordinasi baik dengan warga maupun pihak terkait apabila terdapat temuan jenazah agar segera melaporkan kepada aparat keamanan.

Sementara itu, paman korban, Dudi Romadona mengatakan, keluarga sudah mengikhlaskan atas ditutupnya upaya pencarian tersebut.

“Dari pihak keluarga kebetulan saya pamannya korban, Alhamdulillah, Insyaallah dengan penutupan pencarian hari ini, ditambahkan 4 hari setelah tim basarnas 7 hari kemarin, kami sudah mengikhlaskan itu,” kata Dudi.

Meskipun demikian, lanjut Dudi, keluarga berharap mendapatkan tanda lain dari keberadaan anak berusia 7 tahun itu.

“Jadi kami pihak keluarga sudah ikhlas dengan apapun itu, bahwa almarhum sudah tidak ada dan jasad belum ditemukan. Tapi kami tetap berjuang dengan jalan apapun itu, untuk bisa paling tidak, ada cirinya untuk menemukan korban, itu aja,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Perumda AMTJM Tanggapi Aksi Mahasiswa, Tegaskan Pengadaan Water Meter dan IPA Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terbaru