JURNALSUKABUMI.COM – Proses pencarian Nico Malik Nugraha (7), asal Desa Babakan, Cisaat, Kabupaten Sukabumi yang tenggelam di parit perumahan Bumi Cisaat Pratama pada Rabu (12/10) lalu, telah dihentikan.
Hal itu disampaikan Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3). Setelah tambahan pencarian selama empat hari, keberadaan Nico masih belum diketahui.
“Untuk pencarian di grade kedua ini kita sudah mencapai di hari terakhir, hari keempat. Yang mana di hari ke 12 melanjutkan dari Basarnas selama 7 hari, dan kita ada Opsar lanjutan selama 4 hari,” kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat Imam saat ditemui di posko, Minggu (23/10/2022).
Imam menuturkan, pada hari keempat ini pihaknya tidak melakukan operasi sar (Opsar) menyusuri sungai, namun menyusuri daratan saja. Kata dia, itu karena sebagian wilayah Sukabumi diguyur hujan, sejak siang hingga pagi.
“Hasilnya masih nihil, dilihat dari pantauan lewat darat. untuk keputusan kita ambil dari Muspika karena saya selaku koordinator posko, sedangkan pemangku kebijakan itu ada di Muspika, yaitu oleh Pak Camat sendiri. Telah menutup kegiatan opsar lanjutan selama 4 hari ini,” ujarnya.
Lanjut dia mengatakan, selama empat hari tersebut pihaknya memfokuskan pencarian pada titik yang berpotensi atau yang dicurigai saja.
Imam menambahkan, kendati demikian pihaknya tetap melakukan koordinasi baik dengan warga maupun pihak terkait apabila terdapat temuan jenazah agar segera melaporkan kepada aparat keamanan.
Sementara itu, paman korban, Dudi Romadona mengatakan, keluarga sudah mengikhlaskan atas ditutupnya upaya pencarian tersebut.
“Dari pihak keluarga kebetulan saya pamannya korban, Alhamdulillah, Insyaallah dengan penutupan pencarian hari ini, ditambahkan 4 hari setelah tim basarnas 7 hari kemarin, kami sudah mengikhlaskan itu,” kata Dudi.
Meskipun demikian, lanjut Dudi, keluarga berharap mendapatkan tanda lain dari keberadaan anak berusia 7 tahun itu.
“Jadi kami pihak keluarga sudah ikhlas dengan apapun itu, bahwa almarhum sudah tidak ada dan jasad belum ditemukan. Tapi kami tetap berjuang dengan jalan apapun itu, untuk bisa paling tidak, ada cirinya untuk menemukan korban, itu aja,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana












