Wabup Didampingi DPPKB dan Dinkes Hadiri Diseminasi Hasil Audit Stunting Kab Sukabumi, Pesannya?

Senin, 26 September 2022 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, menjelaskan, upaya  percepatan penurunan angka stunting mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Seluruhnya dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas melalui kerja sama multi sektor di pusat, daerah dan desa.

“Demi mencapai hasil yang optimal, maka sinergi dan kolaborasi di kalangan stakeholder harus dibangun dengan sangat baik sehingga semua dapat berperan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” kata Iyos, saat memberikan arahan pada acara Diseminasi Hasil Audit Stunting Kabupaten Sukabumi, di Aula BKPSDM, Senin, (26/09/2022)

Audit kasus stunting ini ujar wabup, merupakan salah-satu kegiatan prioritas pada rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting dan dilakukan secara berkesinambungan. Sehingga intervensi atau pencegahan dapat segera dilakukan agar kasus tidak semakin memburuk dan tidak berulang di satu wilayah.

“Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam percepatan penurunan stunting, terutama melalui intervensi gizi spesifik yang dilakukan oleh dinas kesehatan seperti pemantauan tumbuh kembang balita, Asi eksklusif, tablet tambah darah, pemeriksaan ibu hamil, pemberian makanan tambahan bagi balita gizi buruk dan yang lainnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB ), Agus Sanusi menyebutkan, tujuan diadakannya audit stunting adalah untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa. Identifikasi jumlah kasus, penyebab tata kelola yang sedang diterapkan, tingkat efektivitas serta kendala yang terjadi.

“Selain itu, juga merumuskan solusi permasalahan, proyeksinya hasil kegiatan diseminasi adalah tersusunnya rencana tindak lanjut hasil rekomendasi tim pakar audit kasus stunting, baik terhadap sasaran yang diaudit maupun keluarga beresiko stunting” jelasnya Diseminasi diikuti oleh 78 peserta terdiri dari Kepala Perangkat daerah, tim percepatan kasus stunting, tim pakar stunting dan stakeholder terkait.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan bantuan gizi balita dari rumah zakat yang diterima melalui wakil bupati yang nantinya diperuntukan bagi anak dengan gizi buruk serta stunting di setiap desa.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda
Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers Digital 
DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan
Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers

Minggu, 27 September 2026 - 06:48 WIB

Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 18:56 WIB

Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers Digital 

Jumat, 25 September 2026 - 20:49 WIB

DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan

Berita Terbaru