JURNALSUKABUMI.COM – Alwasilah Lilhasanah Islamic Boarding School mengadakan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Belajar pada Rabu, (14/09/22). Kegiatan itu bertujuan memberikan gambaran umum terkait Kurikulum Merdeka guna menghadapi tahun Ajaran 2023/2024.
Kegiatan Workshop tersebut diikuti oleh seluruh guru MTs Al-Wasilah 02 dan MA Alwasilah Lilhasanah dengan melibatkan Pengawas Bina KKM Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Supadi.
Dalam materinya, Supadi menyampaikan, struktur Kurikulum Merdeka lebih fleksibel dibandingkan Kurikulum 2013. Kurikulum merdeka lebih fokus pada materi yang esensial.

“Berbeda dengan Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka belajar lebih fokus pada materi yang esensial saja. Kalau kurikulum 2013 kompetensi yang ditujunya tertuang dalam Kompentensi Dasar (KD) dan Kompetensi Inti (KI), sedangkan di kurikulum merdeka ditentukan berdasarkan beberapa fase,” kata Supadi kepada jurnalsukabumi.com
Selain itu, sambung Supardi, ada dua kekhasan di dalam Kurikulum Merdeka. Diantaranya, pembelajaran intrakurikuler yang mengacu pada Pencapaian Pembelajaran (CP), dan juga Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Supardi mengatakan, guru diberikan keleluasaan dalam membuat perangkat pembelajaran. Yang penting memuat tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran yang akan dilakukan.
“Dalam Kurikulum Merdeka, guru dibebaskan atau diberikan keleluasaan dalam membuat perangkat pembelajaran sesuai kreativitasnya masing-masing, bisa berupa modul, ataupun yang lainnya yang penting memuat tujuan pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran”, tambahnya.
Kepala Madrasah 02, Iis Suryati, sambutannya menyampaikan, kegiatan ini adalah bentuk keseriusan Al-Wasilah Lilhasanah Islamic Boarding School dalam mempersiapkan penerapan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2023/2024.
“Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar ini tidak hanya dilakukan hari ini saja. Tetapi akan dilakukan setiap bulan secara bertahap dan berkesinambungan dengan Bapak Supadi, M.Pd selaku Pengawas Bina di KKM Cikembar,” ucapnya
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












