JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, M Sodikin bersama dengan Anggota Fraksi PKS Leni Liawati menemui mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Kebijakan dari pemerintah pusat tersebut dinilai tidak pro rakyat.
Unjuk rasa dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sukabumi di depan Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (13/9/2022). Mereka menginginkan DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan tuntutan mereka ke DPR RI.
“Kebijakan tersebut memang tidak pro rakyat. Harus dievaluasi bahkan dibatalkan,” kata Sodikin kepada jurnalsukabumi.com.
Pria yang juga kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Sukabumi tersebut mendatangi pendemo untuk mengajak berdialog. Mendengar dan menyerap aspirasi apa saja yang menjadi tuntutan para pendemo.
Namun saat itu para mahasiswa menolak untuk berdialog. Alasannya, mahasiswa ingin dialog dihadiri seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 50 orang.
Sementara itu, keputusan pemerintah terkait kenaikan harga BBM mendapat penolakan dari sejumlah kalangan. Aksi unjuk rasa dilakukan para aktivis juga mahasiswa di sejumlah daerah.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












