JURNALSUKABUMI.COM – Gelaran puncak upacara adat seren taun di Kampung Adat Ciptagelar berlangsung meriah, Minggu (21/08/2022). Seren taun ke-654 dengan tema ‘Nyoreang Alam Katukang Nyawang Alam Nu Bakal Datang’ ini diselenggarakan di tempat baru, yakni di kampung yang dinamai Gelar Alam.
Lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari Kampung Ciptagelar. Hanya sekitar 1,3 kilometer. Seperti biasa, gelaran seren taun di kasepuhan yang berada di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi tersebut selalu menarik perhatian bagi banyak orang meskipun trek menuju lokasi acara tak mudah dilalui.
Serangkaian penampilan kesenian tradisional pun disuguhkan. Diantaranya penampilan seni gondang buhun, tari tani, debus, dog-dog lojor, dongdang, dan lainnya.
Warga kampung adat juga terlihat antusias untuk turut menyukseskan acara setahun sekali ini. Semuanya berbagi peran, tidak terkecuali para ibu-ibu.

Mereka terlihat sibuk memasak di dapur Imah Gede, bangunan utama yang juga jadi tempat tinggal pupuhu atau ketua adat.
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, didampingi sejumlah pejabat Pemkab Sukabumi juga hadir di upacara seren taun ini. Marwan mengatakan, seren tahun sudah menjadi ajang silaturahmi antara Pemkab Sukabumi dengan Kasepuhan Ciptagelar.
Baginya, Kasepuhan Ciptagelar punya nilai historis tersendiri. Hubungan keluarga besar Bupati Marwan dengan Kasepuhan Ciptagelar sudah terjalin sejak 1970.
“Keluarga sudah diakui mejadi bagian keluarga dengan Uyut Kasepuhan Ciptagelar. Almarhum Abah Uum,” kata Marwan dalam sambutannya.

Ia juga berpesan agar segala kebutuhan kasepuhan dalam rangka penguatan, penataan, dan pengembangan Gelar Alam bisa dikoordinasikan dengan para kepala dinas di Kabupaten Sukabumi. Sehingga bisa masuk dalam program prioritas di 2023.
“Mari bersama baris olot mengajukan program pembangunan infrastruktur agar bisa segera terlaksana. Ini dalam rangka mendukung program nasional yaitu ketahanan pangan,” kata dia.
“Juga kedepannya kita akan upayakan melalui program TMMD dapat membuka jalan poros tengah dari Pameungpeuk Kabandungan ke Gelaralam dan Cikakak,” tambahnya.
Sementara itu, Pupuhu atau Ketua Adat Kasepuhan Ciptagelar, Abah Ugi Sugriana Rakasiwi, kedepannya acara dan kegiatan seren taun akan tetap diselenggarakan di Gelar Alam. Ia pun berharap semua pihak dapat memberikan doa serta dukungan untuk pengembangan dan pembangunan di Kampung Gelar Alam.

“Juga doa semoga Kasepuhan Gelaralam masuk nominasi 10 besar penilaian Kharisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Abah Ugi.
Selain Bupati Sukabumi dan jajarannya, Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Anggota DPR RI, DPRD Kabupaten Sukabumi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












