Pelepasan Pelatihan OPOP Tingkat Jabar, Wabup Iyos : Santri Berkembang Di Bidang Wirausaha

Senin, 4 Juli 2022 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, secara resmi membuka kegiatan pelatihan dan magang gabungan peserta One Pesantren One Product (OPOP) Tingkat Jawa Barat 2022 di Ponpes Darusyifa Alfitroh Yaspida, Kecamatan Kadudampit, Senin (4/7/2022).

Pelepasan yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta itu diikuti 72 peserta atau pesantren dari 13 kota/kabupaten dengan kategori 40 orang start-up dan 32 orang scale-up yang akan dilaksanakan secara simultan dari tanggal 4 Juli hingga 7 Juli 2022.

“Kepada para peserta bahwa kegiatan ini akan menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, baik dari segi manajemen maupun wawasan. Ketika kita punya keilmuan, dilengkapi juga dengan kewirausahaan kita, sehingga para santri bisa mengembangkan usaha,” ujar Iyos Somantri.

Selain itu, Wabup menginginkan para peserta bisa bekerja dengan sebaik baiknya, melalui pembekalan ilmu ini dapat melaksanakan ability di lapangan, sehingga bisa berkembang dan meningkat akselerasinya, baik yang start-up maupun yang scale-up nya.

“Empat hari disini, gunakan seoptimal mungkin dan semaksimal mungkin,” tambahnya.

Wabup berharap program OPOP ini bisa terus berjalan, khususnya di kabupaten sukabumi, dan sinergitas antara pemerintah kabupaten sukabumi dan provinsi jabar dapat terus berlanjut.

“Insya Allah sesuai dengan taglinenya, pesantrennya hebat, umatnya sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu Plt Kepala UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha Provinsi Jabar, Dr. Tatang Suryana, menjelaskan kegiatan pelatihan OPOP ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing para pelaku usaha pesantren.

“Diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini mampu meningkatkan usaha pesantren kearah yang lebih baik dan mampu memanajemen diri secara ekonomi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

32 Paskibraka Sukabumi Bersiap di Detik Penentuan, 17 Agustus Tinggal Hitungan Hari
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
KKN Terpadu Universitas Nusaputra Resmi Dibuka, Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa Pulosari
UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!
Karya Syarah Aulia Rahmah Tembus Nasional, Siswi MTsN 3 Sukabumi Raih Penghargaan Bergengsi
32 Pelajar Terbaik Sukabumi Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:47 WIB

32 Paskibraka Sukabumi Bersiap di Detik Penentuan, 17 Agustus Tinggal Hitungan Hari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:04 WIB

KKN Terpadu Universitas Nusaputra Resmi Dibuka, Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa Pulosari

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:58 WIB

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru