JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, secara resmi membuka kegiatan pelatihan dan magang gabungan peserta One Pesantren One Product (OPOP) Tingkat Jawa Barat 2022 di Ponpes Darusyifa Alfitroh Yaspida, Kecamatan Kadudampit, Senin (4/7/2022).
Pelepasan yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta itu diikuti 72 peserta atau pesantren dari 13 kota/kabupaten dengan kategori 40 orang start-up dan 32 orang scale-up yang akan dilaksanakan secara simultan dari tanggal 4 Juli hingga 7 Juli 2022.
“Kepada para peserta bahwa kegiatan ini akan menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, baik dari segi manajemen maupun wawasan. Ketika kita punya keilmuan, dilengkapi juga dengan kewirausahaan kita, sehingga para santri bisa mengembangkan usaha,” ujar Iyos Somantri.
Selain itu, Wabup menginginkan para peserta bisa bekerja dengan sebaik baiknya, melalui pembekalan ilmu ini dapat melaksanakan ability di lapangan, sehingga bisa berkembang dan meningkat akselerasinya, baik yang start-up maupun yang scale-up nya.
“Empat hari disini, gunakan seoptimal mungkin dan semaksimal mungkin,” tambahnya.
Wabup berharap program OPOP ini bisa terus berjalan, khususnya di kabupaten sukabumi, dan sinergitas antara pemerintah kabupaten sukabumi dan provinsi jabar dapat terus berlanjut.
“Insya Allah sesuai dengan taglinenya, pesantrennya hebat, umatnya sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu Plt Kepala UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha Provinsi Jabar, Dr. Tatang Suryana, menjelaskan kegiatan pelatihan OPOP ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing para pelaku usaha pesantren.
“Diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini mampu meningkatkan usaha pesantren kearah yang lebih baik dan mampu memanajemen diri secara ekonomi,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












