Dipasangi Garis Polisi, Begini Kata Warga Soal Gudang Diduga Timbun Solar Subsidi di Parungkuda

Selasa, 28 Juni 2022 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejak penggrebekan oleh anggota TNI AD melalui Kodim 0607 Kota Sukabumi,  gudang di Parungkuda yang disinyalir menjadi tempat menimbun BBM bersubsidi jenis solar kini terpantau sepi.

Pagar bagian luar digembok dan dibagian pintu gudang dipasangi garis polisi. Tidak ada aktivitas keluar masuk kendaraan maupun pekerja di dalam gudang.

Warga setempat, Asiah (65) yang berdagang tak jauh dari gudang mengatakan, sebelum penggerebekan ia sering melihat aktivitas keluar-masuk kendaraan dari gudang tersebut. Namun dirinya tidak mengetahui gudang tersebut dipakai untuk apa.

“Keluar masuk mobil itu enggak nentu, kadang ada pagi jam 9 atau 10, kadang sore. Kadang avanza yang masuk, boks, sama tangki, cuma enggak tahu itu bawa apa,” jelas Asiah pada Jurnalsukabumi.com, Selasa (28/6/2022).

Mengetahui adanya penggrebekan di gudang tersebut, Asiah mengaku kaget. Ia tidak menyangka jiga gudang yang tak jauh dengan tempat Ia berdagang digunakan untuk aktivitas diduga ilegal.

“Kan sering juga ada yang ngopi pegawainya, ditanya itu gudang apa jawabnya gudang biasa aja. Enggak tahu gudang biasa teh apa,” pungkasnya.

Warga lainnya, M Reinaldi (20), mengatakan sebelumnya sering terlihat mobil keluar masuk gudang pada tengah malam.

“Katanya dipakai tempat nyimpen solar, tapi gatau untuk apa. Sering ada boks sama tangki keluar-masuk dari magrib sampai tengah malam,” ungkapnya

Kodim 0607 Kota Sukabumi menggrebek gudang yang berlokasi di Gudang tersebut berlokasi di Kampung Cipanggulaan, RT 03 Desa Pondokkasolandeuh tersebut.

Petugas mengamankan ribuan liter solar serta sejumlah alat penampungan, juga kendaraan dari gudang itu. Petugas juga mengamankan 7 orang untuk dimintai keterangan.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terbaru