JURNALSUKABUMI.COM – Rintihan masyarakat akibat menjamurnya rentenir nama lain lintah darat dijawab langkah nyata oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Sukabumi. Untuk memerangi praktek tersebut, lembaga yang diketuai U Ruyani membuat terobosan membentuk 50 Zet Mart.
Zet Mart dianggap ramuan ampuh menyediakan segala bentuk kebutuhan warga. “Bentuknya usaha warungan untuk memenuhi kebutuhan disertai modal yang cukup” terang Ruyani, Jumat (28/2/2020).
Dijelaskannya, usaha ini dikelola langsung masyarakat didampingi para profesional di bidang usaha. Tentu hasilnya dinilai akan cepat terasa. “Kami berharap ke depan masyarakat tidak lagi terjebak dengan dunia rentenir. Kita sudah banyak menangani korban rentenir, dan terobosan Zet Mart ini juga kami hadirkan,” tandasnya.
Dipaparkannya, langkah awal pelaksanaan Zet Mart difokuskan di daerah yang dianggap paling rawan pesatnya pertumbuhan rentenir, salah satunya Cisaat dan Sukaraja.
“Kami fokuskan daerah-daerah rawan terlebih banyak korban. Sebanyak 50 Zet Mart dipersiapkan untuk disebarkan ke seluruh wilayah kantong-kantong rentenir, rencana ini diharapkan berdampak adanya perbaikan ekonomi yang sehat,” tukasnya
Reporter: Hendi
Redaktur: Jon Digos












