Cafe Jalan Kekopi Nagrak Suguhkan Minuman dan Makanan Ramah di Kantong

Jumat, 10 Juni 2022 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seakan tidak pernah habis jika berbicara dunia wisata maupun kuliner yang ada di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya, Cafe Jalan Kekopi yang berlokasi di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak yang saat ini sedang viral atau menjadi buah bibir, terutama di kalangan kaum milenial.

Bagaimana tidak, di lokasi ini pengunjung bakal disuguhkan dengan beragam minuman dan makanan dengan harga ramah di kantong.

Tim Kreatif Cafe Jalan Kekopi, Rizal Putera mengatakan, meski tempatnya terbilang baru seumur jagung, berdiri pada 14 Agustus 2020 lalu, akan tetapi saat ini menjadi salah satu lokasi buruan para pengunjung.

“Alhamdulillah, kalau berbicara pengunjung, ya, sudah cukup lumayan. Karena harga di kita memang disesuaikan dan terbilang murah,” kata Rizal kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (10/6/22).

Dirinya pun mengaku, pengambilan nama Cafe Jalan Kekopi tersebut diambil dari kata jalan.  Mengacu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jalan adalah prasarana yang dilintasi oleh masyarakat, dengan kendaraan maupun cara lainnya.

“Jadi kita memilih nama ini sebagai simbol  jalan ke kopi dengan arti persinggahan tempat kopi yang dinikmati oleh masayarakat, kawula muda juga orang dewasa. Maka dari itu Jalan Kekopi senantiasa bisa mengajak para penikmat kopi  singgah di tempat ini,” bebernya.

Selain itu, sambung Rizal, Jalan Kekopi tidak sebatas memberikan harga murah dan suasana menarik saja. Melainkan, mengusung  konsep Tropical Bohemian yang cukup menambah kenyamanan setiap pengunjung.

“Sebab setiap warung kopi memiliki karakter masing-masing yang tidak hanya berpengaruh dari setiap pembuatnya saja. Akan tetapi, dari culture mereka para penikmat kopi yang beragam,” ucapnya.

Lanjut Rizal, selain menjual prodak makanan dan minuman, di sini juga memberikan ruang atau tempat bagi siapa saja khususnya kaum milenial untuk menyalurkan hobi.

“Untuk kawan-kawan kreatif, seperti crafting, musik, rupa dan bentuk karya lainnya diberikan ruang. Cafe ini buka setiap hari dari pukul 10.00 – 22.00 WIB. Adapun menu favoritnya yaitu; es kopi atau esko aren, esko tiramisu esko klepon. Dan untuk makanannya ada chicken steak, ayam kemangi, tongseng ayam dan sop iga. Juga masih banyak menu lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Desi (20) mengaku, lokasi cafe Jalan Kekopi sangat cocok untuk nongkrong, kerja atau yang lainnya.

“Di cafe ini menyuguhkan banyak pilhan makanan dan minuman. Rasanya enak, harganya murah, lokasinya nyaman dan semua pegawainya juga pada ramah,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Berita Terbaru