JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi menyampaikan ceramah bertajuk kunci surga dalam gelaran Salat Ied di Masjid Agung Kota Sukabumi, Senin 2 Mei 2022.
Salat Ied di Masjid Agung Kota Sukabumi juga diikuti Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal, serta Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada.
Fahmi menyampaikan ceramah dengan tajuk kunci surga. Didalamnya menerangkan kunci agar dapat memasuki surga yang dijanjikan Allah dalam Alquran, dan kaitannya dengan amalan ibadah selama Ramadan, sampai Idul Fitri. Ia mengajak umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.
“Kunci pertama kalimat tauhid jadi kunci surga. Bila seseorang mengucapkan kalimat tersebut maka akan terjadi perubahan besar pada dirinya,” ucap Fahmi.
Kedua, lanjut Fahmi, mendirikan salat agar senantiasa menjaga salat tepat waktu. Kemudian mencintai dan mengasihi orang lemah. Selanjutnya kunci surga keempat, menyambung dan menjaga silaturahmi, dan kunci surga kelima menyampaikan amanah.
”Sesungguhnya, kewajiban agama yang ditunaikan terhadap agama ada 4, pertama menerima secara total keseluruhan semua yang datang dari agama Alquran dan hadist nabi tak boleh menerima sebagian atau menolak sebagian,” imbuhnya.
Sementara itu, Andri Hamami, turut menyampaikan sambutan dalam Salat Ied tersebut.Im Ia juga menyampaikan arapan pemerintah Kota Sukabumi (pemkot) agar warga tidak mengabaikan protokol kesehatan, di tengah situasi pandemi yang masih berlaku.
Meskipun kebijakan dalam mobilitas masyarakat sudah diberi kelonggaran. Hal lainnya dalam sambutan tersebut, membahas mengenai beberapa upaya Pemda dan Forkopimda yang telah dilakukan dalam menjaga sosial masyarakat selama pandemi, pada dua tahun terakhir ini.
Hamami menyampaikan, pada 2021 lalu target pembangunan fisik dilakukan meskipun dalam keterbatasan. Seperti, pembangunan Lapang merdeka, dan Kawasan Alun-alun agar membuat warga nyaman melaksanakan ibadah karena terintegrasi dengan masjid. Serta penuntasan kawasan kumuh seluas 138 hektare, hingga tersisa 8 hektare.
Kemudian normalisasi beberapa ruas jalan yang menjadi daya ungkit ekonomi, aktivasi Pasar Pelita, serta infrastruktur lainnya.
Adapun dalam bidang keagamaan, beberapa upaya untuk mendukung perkembangan kota pun turut disertakan, diantaranya program gerakan magrib mengaji, insentif marbot masjid, guru agama dan dukungan ulama bekerjasama dengan Baznas, terus disempurnakan.
” Di 2022 doakan Kota Sukabumi agar makin baik dengan mempercantik diri sehingga menjadi kota yang dibanggakan warganya,” jelas Hamami.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor












