Tuang Bensin Sambil Diterangi Lilin, Penjelasan DPKP Soal Penyebab Kebakaran di Pamatutan Bojonggenteng 

Rabu, 27 April 2022 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP) Kabupaten Sukabumi menyebut kebakaran yang terjadi di Kampung Pamatutan RT 21, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, diduga akibat percikan lilin yang menyambar bensin eceran.

Dugaan tersebut muncul ketika salah satu saksi mata menyebut pemilik kios menuangkan bensin eceran ke kendaraan pembeli, dengan diterangi pakai lilin.

“Dugaan sementara ada yang membeli bensin di kios tersebut dengan cara di terangi pake lilin,” ujar Ujang Royani Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan pemadaman DPKP Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/4/2022) malam.

Sehingga percikan lilin itu menyambar bensin yang sedang dituangkan. Akibatnya satu bangunan beserta kios terbakar hebat.

“Unit damkar yang di terjunkan ke TKK 3 unit, 2 unit dari pos damkar 4 cibadak dan 1 unit dari pos 3 damkar cicurug,” terangnya.

Akibat kejadian itu, Royani menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati. Termausk memperhatikan instalasi listrik di setiap rumah masing-masing, agar menghindari terjadi kebakaran

“Himbauan kepada masyarakat, agar masyarakat lebih mewaspadai bahaya kebakaran dengan melakukan pemeriksaan kondisi kabel instalasi dirumahnya ataupun apabila masyarakat yang menjual bensin eceran agar lebih hati2 diupayakan minimal ada sarana alat pemadam api ringan untuk upaya pencegahan awal penanganan kebakaran,” tandasnya.

Informasi yang di dapat, kejadian kebakaran itu menimbulkan tiga korban jiwa dan seluruhnya langsung dilarikan ke RSUD terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terbaru