Pemda Diminta Segera Atasi Kapasitas Lahan TPA Cimenteng

Rabu, 19 Februari 2020 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi perlu segera mengambil langkah untuk menyikapi persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng, Kampung Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar saat ini.

Pasalnya, kapasitas TPA tersebut tinggal 1,5 hektar yang belum terpakai dari luas lahan keseluruhan enam hektare. Hingga saat ini luas lahan yang sudah terpakai seluas 4,5 hektare. Sementara, sedikitnya 150 kubik sampah dari semua daerah di Kabupaten Sukabumi masuk di TPA Cimenteng ini.

“Memang, di TPA ini menampung semua sampah dari setiap daerah di Kabupaten Sukabumi termasuk dari Palabuhabratu,” kata Koordinator TPA Cimenteng, Suhendi kepada jurnalsukabumi.com

Dari luas lahan 1,5 hektare tersebut Lanjut Suhendi, diprediksi kuat menampung sampah hingga tiga tahun mendatang. Sementara, ditargetkan TPA Cimenteng bisa menampung sampah hingga lima tahun kedepan. “Agar TPA ini bisa menampung semua sampah sampai lima tahun kedepan, kami berupaya untuk melakukan sistem timbun. Hal ini dilakukan agar usia TPA ini bisa berlangsung lama,” imbuhnya.

Dalam melakukan penimbunan sampah tersebut, sambung Suhendi, pihaknya menggunakan empat unit alat berat. Diantaranya, tiga unit ecavator dan satu unit bulldozer. “Untuk sarana prasaran penunjang sejauh ini sudah mencukupi. Untuk truk pengangkut sampahnya ada sebanyak 42 unit,” ucapnya.

Menurutnya, jika TPA Cimenteng sudah tidak dapat menampung sampah tersebut. Rencananya, Pemda Kabupaten Sukabumi bakal membuka TPA baru di wilayah Kecamatan Cikidang. “Untuk TPA baru rencananya akan di buka di daerah Cikidang. Tapi sampai sekarang masih pembenahan. Mudah-mudahan di TPA ini bisa sampai lima tahun kedepan,” pungkasnya.

Reporter : Ruslan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru