JURNALSUKABUMI.COM – Paska, pergerakan yang terjadi di wilayah Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, ruas Jalan Raya Nyalindung – Sagaranten, lumpuh total, Senin (17/02/20).
Berdasarkan pantauan Jurnasukabumi.com, di lokasi tepatnya di jalan provinsi itu sejumlah pengendara roda dua tetap melintas area lokasi yang terdampak. Bahkan, sesekali melintas kendaraan roda empat.
Salah satu antisipasinya, pihak kepolisian berupaya mengalihkan akses tersebut ke pertigaan Cikaung. Mengingat, jalan tersebut dapat mengancam dan membahayakan. Dikekhwatirkan, di lokasi bencana sewaktu-waktu pergerakan tanah kembali terjadi.
Kapolsek Nyalindung, AKP Aguk Khusaini saat di temui sejumlah awak media mengatakan, ia menghimbau kepada pengguna jalan agar tidak melintas area pergerakan tanah tersebut. Sebab, di lokasi saat ini masih terjal dan terdapat lumpur tanah yang menutupi jalan tersebut.
“Kami menghimbau kepada pengendara R2 dan R4 untuk tidak melintas jalur ini sementara waktu. Karena, di lokasi masih cukup membahayakan,” ujarnya kepada awak media saat di lokasi bencana, Senin (17/02/20).
Kekhwatiran akan jalur tersebut, dirasakan salah seorang pengendara motor Ardiansyah warga Kota Sukabumi saat di temui dilokasi, Ia mengatakan bahwa dirinya sering melintasi jalan tersebut. Namun, saat ini akibat bencana pergerakan tanah ini sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
“Takut sekarang mah melintasnya juga. Karena, jalan mulai retak dan pecah. Saya berharap, segera ada upaya secepatnya untuk menangani keluhan ini,” pungkasnya.
Reporter. : Ifan
Redaktur : Ujang Herlan












