JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 2.2 Jawa Barat, menerjunkan puluhan petugas untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan.
Dari pantauan dilapangan, puluhan petugas dengan pakaian lengkap berjibaku membersihkan material longsor disertai pohon tumbang. Material yang berserakan di jalan secara bertahap diangkut menggunakan truk.
“Mengenai evakuasi longsor di ruas jalan nasional dilakukan 24 jam, sehingga bila terjadi kejadian yang menyangkut jalan nasional langsung turun kelapangan,” kata Nana Wardiana Pengawas Lapangan PJN 2.2 Jabar, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (28/2/22).
Nana menjelaskan, leading sektor jalan nasional di bawah pengawasannya, mulai dari Kecamatan Cibadak, hingga perbatasan Jabar Banten melalui Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Petugas lapangan untuk membantu evakuasi longsor di Cikakak.
“Dari dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk akses jalan nasional, terdapat dua tim yang diterjunkan, satu dari pihak kontraktor dan PU kalau mengenai jumlahnya banyak,” terangnya.
Lanjut Nana, PJN bakal menangani terkait genangan air yang menutupi jalan yang berada di seputaran Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Hal itu dikarenakan adanya warung warung yang menutupi jalur air ke drainase.
“Untuk sementara itu normalisasi saluran dulu supaya tidak vatal genangannya, tapi untuk kedepannya sudah harus dipikirkan membuat saluran baru,” tuturnya.
Sebetulnya menurutnya bangunan yang dijadikan warung itu tidak berizin, sehingga dia. memperingatkan agar pemilik tempat agar tidak menghalangi jalannya air.
“Sudah ada perintah dari atas, karena itu izin tidak ada tapi dihimbau itu jangan ditimbun saluran airnya biar tidak banjir, sosialisasi sudah dilakukan pada pemilik warung,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












