JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi, menggelar Pelatihan Pegawai dengan Character Building Angkatan ke-1 tahun 2022. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Augusta di Jalan Raya Cikukulu, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (25/2/22).
Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan Perumda Sukabumi, Wibowo Hadikusuma mengatakan, tujuan kegiatan pelatihan tersebut, untuk membangun pribadi-pribadi, prilaku dan sikap terutama masalah integritas pegawai.
“Kegiatan ini, merupakan ajang pembinaan karakter para pegawai yang pertama kali dilakukan oleh Perumda BPR Sukabumi. Kami menginginkan ke depan, para pegawai ini, mempunyai karakter dan prinsip yang kuat. Saya sendiri sebagai karyawan perusahaan, harus punya greget, tidak hanya sebagai pegawai saja,” kata Wibowo kepada jurnalsukabumi.com.
Dalam mengarungi sebuah kompetisi yang ketat dalam dunia perbankan tersebut, maka mulai saat ini BPR Sukabumi, akan terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas khususnya bagi jajaran pegawai.
“Ke depan, persaingan akan cukup kompetitif dengan dunia jasa yang sama. Mau tidak mau, suka tidak suka, harus bertarung dengan perusahaan sejenis. Dengan akan beralihnya ke sistem digitalisasi maka yang harus dibangun adalah teknologi terutama sumber daya manusianya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasubbag Bimbingan dan Pengasuhan (Bimsuh) Setukpa Polri, AKBP Gatot Satrio Utomo menututkan, kehadiran dalam kegiatan itu, adalah bentuk permintaan dan permohonan dari BPR Perumda Sukabumi.
“Hari ini kami diberikan kepercayaan untuk melatih para pegawai untuk membangun karakter yang baik, berkelompok. Karena mereka adakah calon-calon pemimpin yang nantinya akan menjadi leader di masing-masing satuan unit kerjanya,” kata AKBP Gatot.
Seorang pemimpin itu kata Perwira Menengah Polri itu, harus berkarakter. Karakter itu pertama adalah performance karena kinerjanya. Tapi jika pemimpin tampil tidak meyakinkan ujarnya, maka orang akan antipati terhadapnya. Sementara peserta pelatihan adalah orang-orang perbankan yang kerjanya melayani dalam berbisnis.
Selanjutnya kata AKBP Gatot, calon pemimpin itu harus memiliki leadership, integritas, loyalitas dan menjadi panutan. Dia juga harus memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pimpinan sesuai kapasitasnya. Kalau tidak mampu mempengaruhi seorang pemimpin maka dia tidak akan mencapai kesuksesan yang diharapkan.
Tidak hanya itu, sosok pemimpin itu harus punya network atau jaringan. Dia harus mengenal siapa dirutnya. Karena tidak elok jika ditanya siapa pimpinannya dia tidak menjelaskan karena apatis. Karena dia ada di tempat itu, titipan-titipan pejabat. Maka nantinya, dia lebih takut kepada pejabat itu ketimbang kepada atasannya.
Terakhir kata pria yang biasa menjadi pembicara dalam seminar-seminar dan dosen tersebut adalah faktor responsibility. Setiap pemimpin harus bertanggungjawab atas apa yang dikerjakannya. Selain itu, pemimpin harus mempunyai kompetensi di bidangnya.
Terkait interpersonal skill kata AKBP Gatot, orang bisa melakukan sesuatu karena dua hal yakni knowledge dan skill. Saat kegiatan yang akan berlangsung dua hari itu, dia didampingi oleh AKP Kuswedi dan Ipda Agus.
Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan khusus pegawai itu diikuti oleh 36 orang dari 13 kantor cabang yaitu dari kantor pusat, unit operasional, Cabang Sukaraja, Nyalindung, Sagaranten, Baros, Cikembar, Cisolok, Jampangkulon, Cicurug, Cibadak, Parungkuda dan Kalapanunggal.
Redaktur: Usep Mulyana












