Pria Lumpuh Tidur Berdempetan Lubang BAB Dapat Bantuan SKP

Minggu, 9 Februari 2020 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tahukah anda seorang Lelaki lumpuh bernama Soleh (50). Pria  itul viral di media sosial dan media masa dengan hidup sebatangkara menghuni gubuk yang ‘berdempetan’ dengan lubang untuk buang air besar, di Kampung Kekenceng Kulon, RT 03/01, Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Saat minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB bertempat di Supermall Kota Sukabumi, Soleh didatangkan dan mendapatkan perhatian khusus dari relawan sosial Sahabat Keristiawan Peduli (SKP) dengan memberikan uang tunai sebesar Rp. 63.500.000, Uang tersebut nantinya akan di bangunkan rumah layak untuk Soleh.

“Iya saat ini kita melakukan realisasi di program “Senyum Untuk Sukabumi” dan Alhamdulillah pak Soleh salah satunya untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumahnya dengan total pemberi bantuan sebesar Rp. 63.000.000,” kata Kristiwan Saputra kepada Jurnalsukabumi.com.

Sambung Kristiwan, ia telah merencanakan program Senyum Untuk Sukabumi dari jauh-jauh hari. Alhamdulillah di dua pekan ini Sahabat Kristiwan Peduli (SKP) melalui program Senyum Untuk Sukabumi sudah dua orang mendapatkan bantuan diantaranya yaitu dua orang Guru Honorer dan Soleh.

“Kami mengharapkan kepada pemerintah daerah Kota/Kabupaten Sukabumi melaui RT dan RW agar prioritas terhadap warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Sementara itu, Saat di temui dilokasi Soleh yang saat itu duduk di kursi roda yang didampingi oleh anak kandungnya dengan raut wajah menangis terkikis, ia mengucapkan beribu-ribu terimaksih kepada Sahabat Kristiwan Peduli yang sudah peduli terhadapnya dengan memberikan bantua untuk membangun rumah yang layak untuk dihuni. 

“Saya hanya bisa berterimakasih kepada pak Kristiwan dan pihak yang terlibat sudah membantu saya,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru