Melalui Disporapar, Pemkot Sukabumi Lanjut Pembangunan Lapang Renyah di 8 Titik

Kamis, 10 Februari 2022 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan menuntaskan sisa pembangunan Lapang Renyah atau Kelurahan Sport Center di tahun ini.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Ganjar Ramdhani mengatakan, dari 33 titik yang direncanakan, saat ini masih ada 8 titik yang belum terealisasi.

“Dari 33 titik di 33 kelurahan masih tersisa 8 titik, mudah-mudahan dapat terealisasi tahun ini,” kata Ganjar

Dengan terselesaikannya seluruh pembangunan lapang renyah di seluruh kelurahan tahun ini, maka di tahun selanjutnya Disporapar dapat lebih fokus terhadap aktifasi, pemeliharaan dan sebagainya.

“Semoga di tahun 2023 tidak ada sisa pembangunan lapang renyah,”kata dia.

Ganjar mengungkapkan, dari delapan titik yang menjadi target pembangunan lapang renyah, lanjut Ganjar, pihaknya menemukan beberapa kendala di sejumlah kelurahan. Diantaranya yakni, tidak tersedianya lahan milik pemerintah.

“Dari delapan titik ini baru tercatat ada dua kelurahan yang memiliki lahan pemerintah,”ucap dia.

Dia menyebutkan, di dua kelurahan yang memiliki lahan pemerintah ini pun masih terdapat kendala yaitu, terkait dengan standar ukuran yang dibutuhkan untuk penbangunan lapang renyah.

“Idealnya, ukuran yang dibutuhkan untuk lapang renyah ini sebesar 600 meter persegi. Namun, di dua kelurahan ini ukurannya tidak memenuhi standar,” ungkapnya.

Ganjar berharap, permasalah tersebut dapat segera terpecahkan dan pembangunan lapang renyah di delapan kelurahan dapat segera terealisasi di tahun 2022 ini.

“Kita masih menunggu, mudah-mudahan ada tanah masyarakat atau perumahan yang dapat dihibahkan untuk pembangunan lapang renyah,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Berita Terbaru