Kaum Milenial Sukabumi ‘Curhat’ ke Srikandi Gerindra, Soal Apa?

Kamis, 20 Januari 2022 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jawa Barat V Kota/Kabupaten Sukabumi, Lina Ruslinawati menggelar sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan di GOR PGRI Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/01/2022).

Dikatakan Lina, empat pilar kebangsaan merupakan empat hal utama tentang landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Terdiri dari landasan ideologi (Pancasila), konstitusi (UUD 1945), persatuan dan kesatuan (NKRI), serta semangat keberagaman. Sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika).

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati menggelar sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan kepada ratusan siswa di Caringin, Sukabumi.

”Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kaum milenial dalam menciptakan semangat nilai-niai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam sosialisasi itu Srikandi partai besutan Prabowo Subianto ini lebih berdiskusi dan mendengar aspirasi para peserta yang mayoritas kaum milenial yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Sukabumi ini.

Banyak pertanyaan yang mereka layangkan. Terutama mayoritas dalam kehidupan berkeadilan di tengah masyarakat.

“Mungkin yang sering terjadi di lingkungan mereka tentang tidak adanya keadilan dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Sehingga kita melakukan diskusi sekaligus menggabungkan dengan poin-poin 4 pilar kebangsaan ini,” imbuhnya.

Sambung Lina, bisa di bilang ada masyarakat yang harus dibantu namun tidak terbantukan.
Contoh yang paling riil adalah ketika adanya bantuan bansos.

Orang-orang yang layak di tengah masyarakat justru mereka yang menjadi prioritas mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sementara dengan orang yang memang tidak berkecukupan terabaikan oleh pemerintah.

“Jadi mereka meminta keadilan terkait hal tersebut. Mungkin mereka para kaum milenial ini sudah melek memperhatikan lingkungan sekitarnya sehingga itu yang jadi bahasan,” jelasnya.

Dengan adanya aspirasi itu, dia pun akan segera bergerak menyampaikan kepada pemerintah terkait persoalan yang terjadi di masyarakat ini. Apalagi kaum milenial saat ini sudah bisa menyiikapi dan paham adanya ketidak adilan yang terjadi ditengah masyarakat.

“Tentu saja ini menjadi perhatian oleh pemerintah terutama kan terjadi adanya ketidak adilan terkait penyaluran bantuan karena data base yang kurang valid sehingga perlu segera disikapi dan harus ada pengkinian data di Pemerintah. Kita akan segera sampaikan aspirasi ini,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru