JURNALSUKABUMI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, menggelar penyuluhan hukum bagi jajaran pengurus MUI se- Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung di Hotel Sukabumi Indah, Jalan Salabintana, Kamis (23/12/21).
Jumlah peserta yang mengikuti berjumlah 250 orang yang dibagi ke dalam tiga ruangan berbeda guna menjaga protokol kesehatan.
Pemberi materi dalam penyuluhan hukum tahap kedua tersebut berasal dari unsur Kepolisian yang berasal Kasebbid Bankum Bidkum Polda Jabar, Advokat Madya Bidkum Polda Jabar dan Polres Sukabumi.
“Kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan putaran kedua setelah sebelumnya, menghadirkan pembicara dari Kapuspenkum Kejaksaan Agung. Alhamdulillah, pembicara terdahulu telah mengajarkan kepada MUI tentang Syirkatul Masuiyyah menyangkut hukum acara pidana dan perdata,” kata Sekum MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun kepada jurnalsukabumi.com.
Syirkatil Masuliyyah, kata dia, adalah persoalan umat dan hal itu merupakan tanggung jawab bersama. Sekarang diperkuat lagi dari kepolisian terkait istilah kekinian berupa materi tentang kriminal umum dan kejahatan cyber. Materi tersebut diharapkan memberikan pencerahan tentang menyaring informasi dari luar yang bersifat hoaks.
“Kami mohon kepada narasumber agar memberikan pemahaman agar penguatan Irsyadiyyah, agar MUI lebih kuat dan cepat merespon persoalan-persoalan keumatan. Nantinya, diharapkan akan membangun ishlahul ummah dan menjadi satu kesatuan Ukhuwah Wathaniyah, Basyariah, Insaniyah yang akhirnya akan menjadi tauhidul ummah di Kabupaten Sukabumi,” kata Kyai Uha.
Pada bagian lain, dia menuturkan, Pancasila selalu mengajarkan kebhinekaan. Apa yang dilakukan MUI lebih jauh dari itu. Jangankan kepada sesama manusia, kepada binatang dan kepada mahluk hidup pun harus lebih sayang. MUI bisa tegak berdiri sampai hari ini, karena didukung oleh pihak kejaksaan, kepolisian, Kementrian agama, Pemerintah daerah yang selalu memberikan support kepada MUI Kabupaten Sukabumi.
Acara penyuluhan hukum tentang kriminal umum dan kejahatan cyber dibuka oleh Sekda, Ade Suryaman. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis sampai Jumat. Untuk menjaga protokol kesehatan, kegiatan dibagi dalam tiga ruangan berbeda.
Redaktur: Usep Mulyana












