Sebut Upah Minimum Batal Naik, Ribuan Buruh ‘Serbu’ Pendopo Sukabumi

Rabu, 1 Desember 2021 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan buruh yang terhimpun dari berbagai serikat pekerja mendatangi Pendopo Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (1/12/2021).

Massa menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat mulai berdatangan pada pukul 10.53 WIB.

Elemen serikat pekerja yang datang geruduk pendopo berasal dari Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Buruh Kehutanan Perkayuan dan Pertanian Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB HUKATAN SBSI), Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

Ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin, dalam orasinya mengatakan bahwa seluruh buruh di Kabupaten Sukabumi kecewa dengan tidak adanya Bupati Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami. Bupati Marwan tidak menemui para buruh untuk menjelaskan alasan pencabutan rekomendasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten Sukabumi 2022.

“Kami di PHP oleh Bupati Sukabumi yang semula merekomendasikan kenaikan upah sebesar 5% dan pada kenyataannya rekomendasi tersebut dicabut dan tidak ada kenaikan upah di Kabupaten Sukabumi,” ujar Dadeng dalam orasinya di hadapan massa.

Sementara itu Ketua SPN Kabupaten Sukabumi, Budi Mulyadi, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan diam menerima keputusan tidak naiknya upah yang berlaku di Kabupaten Sukabumi. Pihaknya akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan buruh.

“Untuk kenaikan 5 persen saja kita masih kerepotan untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi dengan dibatalkan kenaikan upah ini, maka dengan ini kami datang ke sini meminta tanggungjawab Bupati,” beber Budi dalam orasinya.

Hingga berita ini disusun para pengunjuk rasa masih berorasi di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi dengan penjagaan ketat dari pihak Polres Sukabumi Kota. Para buruh menunggu jawaban dari bupati dan jajarannya untuk menerima buruh di Pendopo Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru