JURNALSUKABUMI.COM – Farras Tahriri, terpilih menjadi Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Sukabumi, periode 2021-2023 menggantikan Ikmal Rofahaya yang merupakan Ketua PC IPNU Periode sebelumnya. Ia terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke VIII yang diselenggrakan di Pondok Pesantren Babussalam, Sabtu (25/9/21).
Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi. Dimana dalam acara pokoknya berisi tentang penyampaian laporan pertanggungjawaban dari ketua lama dan mengangkat ketua baru untuk masa bakti dua tahun ke depan. Konfercab IPNU ke VIII mengusung tema ‘Spirit Regenerasi, Mengutkan Tradisi dan Progresivitas Organisasi,’.
“Saya berharap dengan kepengurusan yang baru, PC IPNU Kabupaten Sukabumi dapat mencetak kader-kader yang cerdas dan solutif. Serta menjadi kader kader yang mempunyai nalar kritik yang selalu memberikan solusi,” kata Farras Tahriri kepada jurnalsukabumi.com.
Sementara Ketua PC IPNU demisioner Ikmal Rofahaya mengatakan, momentum Konfercab adalah untuk menjadikan sebagai evaluasi diri dan organisasi, serta menjadikan IPNU sebagai ruang berproses yang harus dimaksimalkan serta melahirkan regenerasi kepemimpinan yang lebih baik.
“Tidak ada masa kepemimpinan yang jelek dan bukan berarti kepemimpinan yang sempurna, melainkan konfercab ini adalah upaya untuk melahirkan regenerasi yang baik dari masa ke masanya” ujarnya.
Khatami Al-Asy’ari selaku ketua pelaksana Konfercab mengharapkan pemimpin baru ini bisa lebih progresif serta menciptakan gerakan gerakan yang bisa menjadi teladan bagi yang lainnya.
“Semoga Konfercab ini menjadi awal dari upaua merawat setiap generasi, mempertahankan budaya dan amaliah serta pembangunan dan penguatan progresivitas untuk berorganisasi,” tandasnya.
Pembukaan Konfercab ini dihadiri oleh seluruh Badan Otonom (Banom) PCNU Kabupaten Sukabumi, DPD KNPI Kabupaten Sukabumi serta Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Barat, serta para tamu undangan.
Ditemui di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Regi Afriansyah menuturkan, baginya NU sudah seperti saudara kandung yang memiliki platform perjuangan yang sama. Sehingga antara KNPI dan IPNU sudah seperti satu bagian tubuh. Jika satu merasa sakit maka organ lain juga akan merasakan sakit.
“Saya menganggap banom NU sudah seperti keluarga, dan ipnu sudah seperti adik saya sendiri semoga konfercab kali ini menghasilkan kepemimpinan yang berintegritas serta bisa menjadi mitra yang bagi DPD KNPI,” tandasnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan











