JURNALSUKABUMI.COM – Ahli Epidemiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia memprediksi, gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 akan melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Sukabumi.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman saat diwawancara jurnalsukabumi.com, Kamis (23/09/2021).
Menurutnya, informasi tersebut secara langsung ditayangkan lmdi salah satu TV Swasta. Dulu memang sewaktu sebelum kejadian gelombang kedua ahli epidemiologi memprediksi akan terjadi di Indonesia, dan hasilnya benar ada di bulan Juli – Agustus.
“Saat ini ahli epidemiologi kembali memberitahukan kepada kita semua bahwa bulan November akhir Desember akan terjadi gelombang ketiga dan yang menyampaikan juga kasusnya setengahnya dari gelombang kedua kemarin,” kata Andi.
Walau pun demikian sambung dia, untuk mengantisipasi tidak lain adalah dengan vaksinasi, karena dengan vaksinasi orang yang terkena Covid-19 tidak akan menimbulkan gejala. Jadi tidak akan penuh rumah sakit, untuk warga Kabupaten Sukabumi dapat mengantisipasinya dengan cara transer pelacakan yang pulang dari Kota harus dites.
“Kegiatan kerumunan minimal protokol kesehatan harus lebih diperketat ketat agar supaya tidak terjadi dengan hal-hal tadi yang di prediksi,” jelasnya.
Andi juga menegaskan vaksinasi adalah sasaran yang paling tepat sebagai bentuk ikhtiar untuk memerangi selain prokes cara vaksinansi lantaran orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Mudah-mudahan tidak menimbulkan gejala sehingga pelayanan cegah, temukan dan mengobatinya semua dapat di kendalikan,” tutup Andi.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan












