SCG Dorong Konsep Ekonomi Sirkular, DLH: Petik Manfaat Karena Ini Positif

Kamis, 23 September 2021 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, anak perusahaan SCG ikut mendorong konsep ekonomi sirkular di Sukabumi, Kamis, (23/09/2021).

Rangkaian kegiatan yang dikemas melalui sosialisasi dan kompetisi dalam membuat tempat sampah dan tiktok mengenai konsep ekonomi sirkular inibdigelar di Kantor Desa Sirnaresmi pada Rabu (22/09) dengan tema “Mengenal ekonomi sirkular sebagai teman baru kita“.

Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Somchai Dumrongsil menjelaskan, ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang bertujuan untuk memproses kembali sisa bahan baku dalam rangkaian lingkaran. Berbagai kompetisi dan sosialisasi diselenggarakan guna memberikan pemahaman dan memotivasi masyarakat dalam menerapkan ekonomi sirkular di kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat dapat berkontribusi dalam melestarikan lingkungan.

“SCG menyadari bahwa masyarakat memegang peranan penting dalam kelestarian dan keberlanjutan lingkungan. Terlebih berdasarkan data KLHK, lebih dari 37% sampah diperoleh dari aktivitas rumah tangga. Hal ini memotivasi kami untuk mendorong masyarakat agar dapat menjadikan ekonomi sirkular sebagai teman baru di dalam kehidupan sehari-hari. Kami harap melalui program ini, masyarakat dapat saling menginspirasi satu sama lain agar dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik,” ujar Somachi.

Serangkaian acara kompetisi ekonomi sirkular ini diselenggarakan pada tanggal 1-30 Agustus 2021 dengan menggandeng instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian dan ESDM, BAPPEDA dan Pemerintah Desa Sirnaresmi sebagai dewan juri. Pada kompetisi membuat tempat sampah ini, aspek dinilai berdasarkan pada kemampuan mengolah bahan bekas (kreatifitas), design, pewarnaan dan kerapihan pengerjaan (keindahan), kesesuaian tema, serta  ketahanan material yang digunakan.

“Kompetisi ini diselenggarakan sebagai salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sebagai penerapan ekonomi sirkular. Selain itu, terdapat pula kompetisi Tiktok yang bertujuan agar masyarakat dapat ikut menjadi agen perubahan dengan membagikan pengetahuannya mengenai ekonomi sirkular. Kompetisi ini juga diselenggarakan untuk mendorong masyarakat melakukan kegiatan positif selama berada #dirumahaja pada masa pandemi COVID-19,” terangnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Ir. Teja Sumirat mengatakan, penerapan konsep ekonomi sirkular dapat dimulai dari pentingnya memilah sampah yang dimulai dari sampah rumah tangga. Dengan memahami pentingnya penerapan konsep tersebut, DLH berharap masyarakat dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi lingkungan di sekitarnya.

“Juara pertama kompetisi Membuat Tempat Sampah dimenangkan oleh keluarga Aryo Sulistyo dan mendapatkan hadiah senilai Rp3 juta dan Juara kedua dimenangkan oleh Keluarga Ai Hamimah dengan hadiah senilai Rp 2 juta,” sambungnya.

Selain itu, kompetisi Foto Keluarga Terbaik juga digelar untuk meningkatkan antusiasme masyarakat untuk menerapkan konsep ekonomi sirkular. Kategori ini dimenangkan oleh Keluarga Dedeh Ratnaningsih. “Sedangkan, pada kompetisi tiktok, juara pertama dimenangkan oleh Rahma Alini, Karyna sebagai juara kedua, Vissy sebagai juara ketiga, dan Eril sebagai juara harapan 1,” tutup Ir. Teja.

Sementara itu, Sri Mulyati, perwakilan Masyarakat Desa Sirnaresmi mengaku, sebelumnya tidak menyadari bahwa barang-barang yang seringkali dianggap tidak terpakai atau bekas dapat menjadi sesuatu yang berguna. Melalui gerakan yang diinisiasikan oleh PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi ini, menjadi lebih sadar bahwa banyak sekali manfaat yang didapatkan ketika menerapkan ekonomi sirkular di dalam keseharian baik untuk lingkungan maupun diri sendiri bahkan secara ekonomi.

“Sejak tahun 2013, PT Semen Jawa telah berkontribusi dalam peningkatan hidup di masyarakat sekitar daerah operasinya seperti pengembangan Bank Sampah Sirnaresmi, Program klinik keliling, Program Makanan Tambahan, dukungan dan pengembangan UMKM, penyediaan sarana air bersih, pembangunan masjid, perbaikan infrastruktur dan dukungan beasiswa pendidikan kepada lebih dari 400 siswa dan siswi SD, dan SMP serta 150 beasiswa pendidikan SMA setiap tahunnya,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi
Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM
SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Sukabumi Lewat Pembangunan Waste Station
BPR Sukabumi Luncurkan SIMPEN, Permudah Pendaftaran Nasabah Secara Digital
Stok Beras Sukabumi Aman Jelang Idul Adha, Heri Gunawan Pastikan Ketersediaan Cukup

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB

Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:08 WIB

Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:14 WIB

Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB