Tak Kunjung Cair, PPNI Pertanyakan Kejelasan Soal Insentif Perawat!

Kamis, 2 September 2021 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sukabumi meminta pemerintah Kota Sukabumi segera memberikan insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) penanganan Covid-19.

Ketua PPNI Kota Sukabumi, Irawan Danismaya mengatakan, terhitung mulai dari bulan Januari 2021 hingga masuk awal bulan September 2021 ini insentif untuk perawat belum juga ada kabar baik.

“Sampai masuk September insentif perawat belum cair seperti di RSUD R Syamsudhin SH, Al-mulk dan Puskesmas. Kita minta kepada Pemerintah Kota Sukabumi agar segera memberikan insentif Nakes,” kata dia kepada wartawan, Kamis (02/09/2021).

Lanjut dia, yang belum diberikan insentif tersebut merupakan Nakes yang terlibat dalam penanganan pandemi covid-19 untuk melakukan tracing, testing dan treatmen.

“Tapi, kalo tim Nakes penanganan covid-19 dari swasta infonya sudah cair,” imbuhnya.

Dengan kondisi itu dia menjelaskan, pihaknya sudah menelusuri dan mencari sebab, mengapa insentif untuk para Nakes tersebut sudah 8 bulan tak kunjung diberikan.

Namun, sambung dia sampai saat ini belum ada jawaban yang jelas dari intansi terkait.

“Pemkot menyampaikan sudah melakukan upaya untuk menggalang dana untuk insentif tapi sampai saat ini belum ada kejelasan,” jelasnya.

Padahal menurut Irawan, Nakes hari ini merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, mereka rela mengorbankan waktu dan nyawanya untuk melawan Pandemi di Kota Sukabumi.

“Kitapun hanya mampu sesaat menenangkan anggota cuma bisa saling support sesama kita,” ucapnya.

Pada dasarnya, kata Irawan sebagai tenaga kesehatan bukan menuntut pemerintah memberikan imbalan.

“Kami berharap segera hal itu diberikan. Jangan sampai kami menunggu berlarut-larut dalam ketidakpastian. Jika Insentif itu segera diberikan pemerintah, itu kami rasa sebagi bentuk perhatian pemerintah bagi kami,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Berita Terbaru