JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah pemuda RW. 03B Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, berinisiatif mendirikan taman baca edutainment bagi masyarakat.
Aksi mulia tersebut juga dilahirkan sebagai ajang mengobati rasa kangen para siswa untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah yang masih ditunda pemerintah akibat covid-19.
Uniknya lagi, di taman baca yang beralamat di Gang Pendidikan Kampung Ciawitali RT. 03/03B Desa/Kecamatan Nagrak itu menggunakan metode pendidikan dan hiburan yang dikombinasikan secara harmonis sehingga pembelajaran terasa menyenangkan.
“Taman bacaan ini ditargetkan kepada anak-anak pembaca pemula, kalangan remaja yang rindu sekolah bahkan tidak kemungkinan warga skitar,” ujar Ketua Pemuda RW. 03B Desa Cisarua, Ujang Hidayat kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (15/07/2021).
Selain itu lanjut dia, dimanfaatkan juga untuk mengurangi ketergantungan pemakaian hanphone terhadap anak di masa pandemi covid-19 seperti saat ini.
“Kalau didirikannya baru tiga minggu yang lalu dan alhamdulilah responnya cukup bagus. Intinya, sebisa mungkin mendorong untuk mencerdaskan dan menyadarkan akan pentingnya minat baca di masyarakat,” jelas Ujang.
Adapun kegiatan taman baca yang sangat sederhana ini kata Ujang, digelar tetap sesuai protokol kesehatan dan baru dilaksanakan dalam satu minggu sekali dengan memanfaatkan buku yang ada.
“Kami akan terus merangkul dan meningkatkan minat baca meskipun buku yang ada masih terbilang kurang. Bahkan, untuk memaksimalkannya kami open donasi buku bekas ataupun buku baru biar koleksi kita bertambah,” terangnya.
Sementara itu, inisiatif mulia ini pun sampai ke telinga PLT Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi, Eman Sulaeman. Dirinya mengaku sangat mengapresiasi dan siap mendorong taman bacaan tersebut.
“Kita agendakan untuk ke lokasi dan mendata kebutuhan buku di sana. Hasilnya, kita dorong berupa buku box atau kebutuhan buku lainnya,” ucapnya.
Reporter: Devi | Redaktur: Ujang Herlan












