JURNALSUKABUMI.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi dibuat heboh. Papan running text yang berada tepat didepan Kantor PMI Kota Sukabumi diretas dan menampilkan tulisan tak wajar.
Peristiwa itu pertamakali diketahui pada Sabtu (26/6/2021). Running text yang awalnya hanya menampilkan tulisan “PMI Kota Sukabumi”, tiba-tiba saja berganti menjadi kalimat umpatan tentang covid-19.
“Korona hanya Konspirasi Politik bangsat di negeri ini rakyat sengsara Pemerintah kaya,” dikutip dari tulisan running text Markas PMI Kota Sukabumi yang diretas.
Selain itu, running text juga memunculkan kalimat lain. Yakni “Inilah Negeri dimana tikus menjadi pemimpin Ta* yang hanya mau untung sendiri we are anonimus jangan takut covid 19 we are anonimus”.
Lalu ada juga tulisan “Fuck you politik corona hanya konspirasi politik saja”.
Sontak tulisan papan running text yang berada di depan pintu gerbang masuk menuju markas PMI Kota Sukabumi ini membuat geger dunia maya.
Tulisan running text yang dihack tersebut sempat tersebar di medsos dalam video berdurasi 1.57 menit.
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, SDM dan Relawan PMI Kota Sukabumi, Zaini, menjelaskan Ikhwal kejadia tersebut.
Dia mengatakan, running text yang di hack itu pertama kali diketahui pada hari Sabtu (26/06/21) pagi.
“Awalnya pak Ketua PMI menyuruh petugas untuk menyalakan karena kan papan running text itu awalnya mati. Kejadiannya pada saat belia mau tugas kantor sekitar pukul 08.00 WIB. Stelah dinyalakan, hurup dalam running text itu berubah seperti itu,” ujarnya dikonfirmasi Jurnalsukabumi.com, Minggu (27/6/2021).
Setelah mengetahui hal tersebut, petugas bergegas mematikan dan kemudian menghidupkannya kembali karena disangka eror. Namun tulisan running text itu tidak berubah sepeti semula.
“Kita coba berusaha untuk membetulkan, oleh petugas operator yang biasa membetulkan running text tersebut namun tetap masih tidak bisa diganti,” imbuhnya.
Bahkan kata dia, semua petugas dan operator tidak tahu menahu soal berubahnya papan running text yang mengimformasikan lokasi markas PMI Kota Sukabumi ini.
“Semua petugas saya tanya mereka pun tidak tahu, bahkan operatornya pun kaget karena selama ini tulisan tersebut belum pernah diganti,” imbuhnya.
Dia menambahkan, dengan kejadian itu pihaknya, langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk dilakuan penyelidikan. Untuk sementara, running text tersebut dimatikan dan akan diperbaiki.
“Kita langsung laporkan ke Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan penyelidikan. Beberapa anggota kami langsung dibawa kesana guna memberikan keterangan atas kasus tersebut,” tandansya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor












