Peletakan Batu Pertama, Pembangunan Bukit Algoritma Sukabumi Dibagi Tiga Tahap

Rabu, 9 Juni 2021 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana pembangunan Bukit Algoritma di Kabupaten Sukabumi terus bergulir. Kelanjutan rencana pembangunan ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama pada Rabu (9/6/2021).

Kegiatan peletakan batu pertama dihadiri Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO, Budiman Sudjatmiko, bersama Dirut BUMN PT Amrta KArya, Nikolas Agung, dan Dirut PT Bintang Raya Lokalestari, Dhanny Handoko. Bukit algoritma akan dibangun di atas lahan yang secara administratif masuk ke wilayah Kecamatan Cikidang, dan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

“Kita buat sesi pertama, di tahap pertama selam tiga tahun pembangunan. Tahap kedua lima tahun pembangunan, dan tahap ketiga, tiga tahun pembangunan,” kata Budiman Sudjatmiko usai seremoni peletakan batu pertama proyek Bukit Algoritma.

Di tahap pertama, lanjut Budiman, pembangunan infrastruktur jalan dan perairan menjadi prioritas. Selain itu ada pula renovasi enam unit gedung dan 120 unit rumah kebun.

Smentara itu, Dhanny Handoko menambahkan pembangunan Bukit Algoritma beriringan dengan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ia pun berharap industri atau bidang usaha yang ada nantinya mendapatkan insentif dari pemerintah.

“Seperti yang tertuang di Undang-undang Cipta Kerja no 11 tahun 2020, kami meyakini dan berharap untuk industri dan bidang-bidang usaha yang sangat baik untuk bangsa dan negara bisa mendapatkan insentif dari pemerintah melalui UU Cipta kerja,” ungkap Dhanny Handoko.

Hal senada diutarakan Dirut PT Amarta Karya, Nikolas Agung. Ia meyakini proses penetapan KEK memiliki sinyal baik dari pemerintah untuk keberlangsungan pembangunan Bukit Algoritma.

“Jadi pembangunan Bukit Algoritma ini kami ditugaskan untuk segera dimulai, maka dari itu untuk proses KEK sudah mulai terlihat bahwa akan ada kemudahan dan bersinergi dengan pemerintah pusat dalam hal itu demi keberlangsungannya pembanguan,” tegasnya.

Dikatakannya, bahwa pembangunan tahap pertama adalah menjadi porsi baik bagi Amarta karya. Di tahap pertama yang terpenting adalah pembangunan insfrastruktur dengan menghubungkan Pintu Tol Bocimi ke Area Bukit Algoritma dengan akses 7 sampai 10 kilometer dan didukung oleh jaringan internet dan listrik serta renovasi banguan rumah kebun.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru